JAKARTA, DISWAY.ID -- Perum BULOG menegaskan bahwa stok beras dan minyak goreng MinyaKita dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret yang disalurkan sekaligus.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli serta memastikan akses pangan masyarakat tetap terjaga di tengah peningkatan kebutuhan
Untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran, Direktur Pemasaran Perum BULOG Febby Novita melakukan monitoring langsung di Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur yang menjangkau 1.545 PBP, serta di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor sebanyak 3.126 PBP.
BACA JUGA:Prabowo Sidak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Aman dan Penuh
Secara nasional, Bantuan Pangan menyasar 33.244.408 PBP dengan total kebutuhan 664.888 ton beras dan 132,9 juta liter MinyaKita.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 20 persen dan akan terus dipercepat di seluruh wilayah Indonesia.
Direktur Pemasaran Perum BULOG, Febby Novita, menegaskan bahwa pengawasan langsung dilakukan untuk memastikan bantuan diterima secara tepat, baik dari sisi jumlah maupun kualitas.
“Kami memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak dengan kualitas terjaga dan jumlah yang sesuai. Dengan dukungan stok yang kuat, penyaluran diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Dalam program ini, setiap PBP menerima 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita per alokasi.
BACA JUGA:Update Ketahanan Pangan, BULOG: Stok Beras Nasional 4,6 Juto Ton, Aman Hadapi Ancaman El Nino
Karena penyaluran mencakup dua alokasi sekaligus, total bantuan yang diterima mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
BULOG memastikan seluruh komoditas telah melalui pengawasan mutu dan didistribusikan melalui jaringan logistik yang handal.
Koordinasi dengan pemerintah daerah juga terus diperkuat guna menjaga kelancaran distribusi hingga ke tingkat penerima.
Dengan stok yang terjaga dan distribusi yang menjangkau hingga tingkat desa/kelurahan, BULOG menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan.
Program Bantuan Pangan diharapkan dapat membantu meringankan beban sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan.





