Pacitan, tvOnenews.com - Goa Gong salah satu destinasi wisata utama di kawasan karst Pacitan ini akan dijual oleh pemilik lahan. Goa terindah di Asia Tenggara dengan struktur stalaktit dan stalagmit berumur ratusan tahun tersebut dibandrol 20 miliar rupiah.
Kateni (48) ahli waris pemilik lahan mengatakan pengajuan tuntutan dengan nilai tersebut mencakup harga tanah seluas 3569 meter persegi, serta kompensasi atas pemanfaatan lahan yang dalam kurun waktu 32 tahun sejak tahun 1996 hingga 2026 tak pernah diterima.
Lahan miliknya seluas 3562 meter persegi tepat di atas induk goa. Letaknya berada di RT 001 RW 007 Dusun Pucung, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, yang berdasarkan dokumen SPPT disebut merupakan tanah milik orangtua Sukeni atas nama Sukimin (Alm).
“Saya jual saja mas, setelah itu hak kepemilikan berpindah serta selesai urusan. Lahan itu sampai saat ini tidak bisa saya manfaatkan. Saya dilarang mengerjakan lahan itu karena dikhawatirkan merusak Goa di bawahnya. Beban pajak saya yang bayar. Kalau seperti ini siapa yang rugi,” ujarnya.
Berawal dari kasus tersebut, Sutikno, orang yang diberi kuasa untuk mendampingi pemilik lahan mengatakan, tidak hanya lahan milik Sukimin yang dipersoalkan, namun Pemkab Pacitan terindikasi melakukan pelanggaran hukum atas pembangunan obyek wisata ini.
Menurutnya,lahan obyek wisata bukan milik Pemda. Maka, tidak ada dasarnya PemKab gelontor anggaran untuk membangun dan atau memungut retribusi di lokasi itu. Proyek pembangunan obyek wisata yang menelan anggaran miliaran rupiah dari APBD dan APBN itu diduga fiktif.
“Ini fiktif kan lahan milik orang lain, Kami kemarin ke BPN, seluruh lahan seluas itu bukan milik Pemda. Kenapa dibangun dengan anggaran negara. Fakta hukum sudah jelas membangun yang bukan statusnya. Bangun punya siapa kok pakai anggaran negara,” terangnya.
Pemkab Pacitan melalui Dinas Pariwisata,Pemuda dan Olahraga menyampaikan terima kasih dan memahami bahwa aspirasi yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan daerah.
Pemkab Pacitan percaya bahwa tujuan kita semua sama, yaitu menjaga keberlanjutan, ketertiban, serta manfaat ekonomi dari Goa Gong bagi masyarakat Pacitan.




