Harapan dan Kekhawatiran Keluarga Calon Haji Padang Jelang Keberangkatan dalam Kondisi Geopolitik Timur Tengah

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PADANG — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarga jemaah calon haji di Kota Padang. Meski demikian, keberangkatan kloter pertama dari Embarkasi Padang tetap dijadwalkan berlangsung hari ini.

Salah seorang keluarga jemaah calon haji, Yuli Amran, mengaku sempat diliputi rasa cemas melihat situasi di kawasan Timur Tengah, sementara anggota keluarganya harus berangkat setelah menunggu kesempatan berhaji selama 10 tahun.

“Ada tiga orang keluarga saya yang berangkat pada haji tahun ini,” katanya, Kamis (23/4/2026).

Dia mengatakan seluruh keluarga akhirnya mengikhlaskan keberangkatan tersebut. Yuli berharap perjalanan ibadah para jemaah calon haji tahun ini dapat berjalan lancar dan selamat.

“Tidak hanya kepada keluarga saya yang berangkat pada hari ini, tapi kepada seluruh jemaah calon haji, bisa pergi dan kembali nantinya dengan selamat,” harapnya sembari haru.

Yuli juga menceritakan bahwa ayahnya yang kini telah berusia senja menunggu kesempatan berhaji selama satu dekade. Baginya, datangnya kesempatan tersebut merupakan anugerah besar sehingga keluarga memilih menyambutnya dengan rasa syukur.

Baca Juga

  • Kemenhaj: 12 Kloter Haji Tiba di Madinah dalam Kondisi Aman
  • Potensi Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Khofifah Harap Rangkaian Ibadah Jemaah Haji RI Lancar
  • 2 Jemaah Calon Haji Kloter 01 Embarkasi Padang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatra Barat mencatat sebanyak 391 jemaah calon haji asal Kota Padang akan berangkat pada kloter 01 dari Embarkasi Padang. Jumlah tersebut sedikit berkurang dari data awal.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatra Barat M. Rifki mengatakan sebelumnya tercatat 393 jemaah dijadwalkan berangkat pada kloter pertama. Namun dua orang batal berangkat karena sakit.

"Ada dua orang dari kloter 01 ini mendadak sakit jelang keberangkatan hari ini. Jadi untuk dua orang ini akan dilakukan keberangkatan pada kloter berikutnya," kata dia.

Rifki mengatakan belum ada informasi pasti mengenai penyebab sakit dua jemaah tersebut. Dia berharap keduanya dapat segera pulih sehingga bisa bergabung dengan jemaah lainnya pada keberangkatan berikutnya.

Secara keseluruhan, pada pelaksanaan haji 2026 terdapat 5.402 jemaah calon haji yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Padang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.033 jemaah asal Sumatra Barat dan 1.369 jemaah dari Provinsi Bengkulu.

"Penerbangan dilakukan sebanyak 14 kali melalui maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM)," jelasnya.

Untuk kloter pertama, kata Rifki, penerbangan dijadwalkan pada pukul 01.05 WIB. Namun karena merupakan rombongan perdana, akan terlebih dahulu dilakukan acara pelepasan pada pukul 16.00 WIB, sementara proses boarding diperkirakan dimulai pukul 22.00 WIB.

Dia juga menyebut komposisi jemaah tahun ini didominasi oleh lanjut usia. Sebanyak 26% jemaah berusia di atas 65 tahun atau sekitar seribu orang. Bahkan ada jemaah yang berusia sekitar 98 tahun, sementara yang termuda berusia di bawah 20 tahun.

"Kami berharap tahun ini pelaksanaan lebih baik. Begitupun soal geopolitik yang terjadi di Timur Tengah, semoga tidak berdampak terhadap pelaksanaan haji tahun ini," tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Subsidi EV Ada Batasnya, Infrastruktur Jadi Kunci Keberlanjutan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG: Waspada gelombang tinggi di perairan Sumut hingga 26 April
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Salurkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Pascabencana di Aceh dan Sumut
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dua Daerah di Sumsel Tetapkan Siaga Karhutla, Tingkat Provinsi Masih Tunggu SK
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Ganjar Respons Usulan KPK soal Capres Harus Kader Partai: Tidak Mudah
• 2 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.