Jakarta, tvOnenews.com - Superkomputer beri prediksi mengejutkan mengenai calon juara Liga Inggris 2025-2026. Manchester City telah mengambil alih pimpinan klasemen dari Arsenal usai kemenangan atas Burnley.
The Citizens meraih hasil maksimal saat melawat ke Turf Moor pada Kamis (23/4/2026) dini hari tadi WIB. City sudah unggul sejak menit kelima melalui gol Erling Haaland yang menjadi satu-satunya pembeda hingga akhir.
Meski mendominasi, City tetap tidak bisa mengubah skor 1-0 hingga pertandingan berakhir. Duel berlangsung satu arah dengan City melepaskan tembakan tepat sasaran hingga delapan kali.
Tambahan tiga poin ini membantu City merebut puncak klasemen Liga Inggris dari Arsenal. Kedua tim sama-sama memiliki 70 poin dari 33 laga pada saat ini.
- Reuters/Lee Smith
City dan Arsenal sama-sama unggul 37 gol dalam catatan selisih gol. Namun, City unggul dari segi agresivitas gol dengan torehan 66 gol berbanding 63 gol dari Arsenal.
Arsenal bisa merebut puncak klasemen Liga Inggris lagi di akhir pekan jika mereka meraih poin dari Newcastle United. Sebab, City akan menghadapi Southampton untuk laga semifinal Piala FA di Wembley.
Namun, kedua tim sama-sama memiliki sisa lima laga lagi di musim ini. Arsenal akan menghadapi Newcastle, Fulham, West Ham, Burnley, dan juga Crystal Palace hingga musim ini berakhir.
Selagi City diganggu oleh Piala FA, The Gunners juga perlu menghadapi Atletico Madrid di semifinal Liga Champions. Jumlah pertandingan mereka bisa lebih banyak jika lolos ke final Liga Champions.
City, di sisi lain, akan menghadapi Everton, Brentford, Bournemouth, Crystal Palace, dan Aston Villa. Jika lolos ke final Piala FA, maka ada satu laga tambahan lagi untuk mereka.
Meskipun kini memuncaki klasemen sementara Liga Inggris, Man City tidak dipertimbangkan favorit menurut perhitungan Superkomputer Opta. Arsenal masih lebih unggul dengan peluang 66,38 persen menjadi juara.
Di sisi lain, City memiliki peluang 33,62 persen untuk mengklaim gelar juara Premier League mereka yang ke-11. Arsenal diharapkan mengakhiri musim dengan 81 poin, selagi City mengakhirinya dengan sekitar 79 poin, sebagaimana perkiraan dari Opta.




