Bisnis.com, SURABAYA—PT Pertamina Patra Niaga melakukan operasi pasar LPG 3 kg di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur sebagai upaya lanjutan normalisasi distribusi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk penyaluran LPG 3 kg di lapangan.
"Pelaksanaan operasi pasar ini sudah berlangsung 2 hari yang dimulai pada Rabu [22/4]. Kegiatan operasi pasar hingga hari ini sudah dilaksanakan di enam kecamatan dengan total penyaluran sebanyak 1.800 tabung dengan alokasi per kecamatan sebanyak 300 tabung [menyesuaikan] yang didukung oleh suplai dari tiga agen per titik kecamatan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan operasi pasar ini, kata Ahad, masih akan terus dilaksanakan menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Rencana awal akan dilaksanakan di delapan titik kecamatan di Kabupaten Probolinggo dengan periode 22 sampai dengan 24 April 2026.
Sementara itu, sepanjang April 2026, isu pasokan dan distribusi LPG 3 kg cukup ramai di kalangan masyarakat Kabupaten Jember dan sekitarnya. Menyikapi hal ini, Pertamina Patra Niaga masif melaksanakan pengecekan lapangan mulai dari stok, isu distribusi hingga mitigasi lanjutan.
Meski begitu, dia menegaskan, stok LPG 3 kg di Kabupaten Jember dipastikan aman dan mencukupi.
Baca Juga
- Pertamina Operasi Pasar LPG 3 Kg di Kabupaten Jember
- Harga LPG Nonsubsidi Naik, KDM Sarankan Warga Pakai Biogas
- Naik! Ini Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg per 20 April 2026
"Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan. Sebagai mitigasi, Pertamina telah melaksanakan penyaluran tambahan sepanjang April 2026, mulai dari momen pasca-Idulfitri, libur panjang perayaan Paskah, hingga pada hari-hari tertentu menyesuaikan kondisi di lapangan dan puncaknya dilaksanakan operasi pasar Pertamina Patra Niaga pastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, salah satunya LPG,” ujarnya.
Dalam proses distribusi, Pertamina masif melakukan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Dia menegaskan, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya agar penyaluran LPG subsidi dapat tepat sasaran.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai harga eceran tertinggi Rp18.000, dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai. Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan pada website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.
Pertamina telah menegaskan kembali ke seluruh agen dan pangkalan terkait penyaluran harus tepat sasaran dan senantiasa mengecek secara disiplin terkait penjualan akhir ke konsumen. Ketika ada salah satu ketentuan yang tidak dipatuhi oleh pihak agen/pangkalan resmi Pertamina, maka akan diberikan sanksi berupa penyetopan alokasi sampai dengan pemutusan hubungan usaha (PHU).





