Kemenhan Jelaskan Alasan Kelola TMP Kalibata

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) akan menjadi pengelola penuh kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya kawasan itu dikelola Kementerian Sosial (Kemensos). Dirjen Potensi Pertahanan (Pothan) Kemenhan Laksda Sri Yanto menjelaskan, pengalihan pengelolaan TMP Kalibata secara penuh masih dalam proses pengubahan undang-undang di DPR.

"Saat ini masih MoU transisi pengelolaan bersama antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pertahanan. Belum dialihkan penuh," kata Sri Yanto di kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga
  • KSAU Serahkan ke Kemenhan Soal Kontrak Pembelian 4 Unit A400M
  • Kemenhan Teken Kontrak 12 Pesawat Pilatus PC-24 untuk TNI AU
  • Penemuan UUV Asal China, Lanal Mataram: Izin Penelitian di Kemenhan

Sri Yanto menjelaskan, upaya pengalihan itu dilakukan untuk mempermudah pengelolaan TMP secara penuh. Dia mengatakan, selama ini, Kemensos aktif mengelola TMP Kalibata dari segi administrasi.

Namun, secara protokoler di lapangan, personel TNI dikerahkan untuk menjaga kawasan TMP Kalibata. Karena itu, sambung Sri Yanto, Kemenhan berupaya mengelola TMP secara penuh agar pengelolaan administrasi bisa lebih mudah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Biar lebih terintegrasi menjadi satu paket adalah tadi, lebih simplifikasi sehingga nantinya pengelolaannya bisa menjadi lebih terintegrasi dan harapannya ke depannya menjadi lebih baik," kata Sri Yanto.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos Agrinas Ungkap Alasan Harga Barang di Koperasi Merah Putih Lebih Murah
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
PANAS! Gencatan Senjata Tanpa Batas dan AS Blokade Hormuz: Iran SIap Perang? Ini Deret Analisisnya
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta akan Bertambah Jadi 103, Ini Daftarnya
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Gaikindo Harap Pasar Otomotif Pulih
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Empat Negara Berebut Impor Urea dari Indonesia, Permintaan India Capai 500 Ribu Ton
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.