KBRI Malaysia pulangkan 217 PMI, Dubes beri pesan khusus

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Kuala Lumpur (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia memfasilitasi pemulangan 217 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia ke Indonesia, Kamis, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pelindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Ratusan PMI itu diterbangkan dengan pesawat komersial ke lima titik debarkasi dengan tujuan Mataram (22 orang), Banda Aceh (37 orang), Medan (73 orang), Surabaya (27 orang), dan Jakarta (58 orang).

"Jadi, hari ini kami memulangkan WNI dan PMI sebanyak 217 orang dengan tujuan lima kota di Indonesia," kata Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo kepada ANTARA di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Sepang, Selangor, Malaysia, Kamis.

Berdasarkan data KBRI di Kuala Lumpur, para PMI tersebut sebelumnya berada di 10 depot tahana imigrasi di wilayah Semenanjung Malaysia.

Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: BP3MI NTT memfasilitasi pemulangan empat jenazah PMI dari Malaysia

Sebagian besar PMI yang dipulangkan itu termasuk dalam kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, mereka dalam kondisi sakit, serta individu yang telah cukup lama berada di depot sehingga harus dipulangkan.

KBRI menyatakan pemulangan itu menjadi langkah penting untuk memberikan pelindungan kemanusiaan dan kepastian bagi mereka.

Kloter pemulangan tersebut juga mencakup 49 orang WNI, yang ditangkap saat operasi gabungan penyerbuan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) di Setia Alam, Selangor, pada 3 April lalu.

Pemulangan itu dilaksanakan melalui koordinasi erat antara KBRI di Kuala Lumpur dengan otoritas setempat, khususnya Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) dan Polis Diraja Malaysia (PDRM), serta koordinasi dengan instansi terkait di Tanah Air, termasuk Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), guna memastikan kelancaran proses pemulangan hingga penanganan lanjutan setibanya di Indonesia.

Baca juga: KJRI Johor fasilitasi pemulangan 342 PMI dideportasi dari Malaysia

Pemulangan tersebut menjadi gelombang yang ketiga sepanjang tahun 2026, setelah KBRI di Kuala Lumpur juga memfasilitasi pemulangan WNI pada Februari dan Maret 2026.

Upaya itu mencerminkan konsistensi KBRI Kuala Lumpur dalam memastikan pelindungan dan pemenuhan hak-hak WNI, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan.

Adapun permasalahan yang dihadapi sebagian besar PMI tersebut berkaitan dengan pelanggaran kelebihan izin tinggal (overstay) serta beberapa kasus pidana.

Dalam hal ini, KBRI di Kuala Lumpur tetap mengedepankan pendekatan yang seimbang antara penghormatan terhadap hukum negara setempat dan pemenuhan hak-hak dasar WNI.

Baca juga: KBRI Malaysia ingatkan SPLP bukan dokumen izin kerja

KBRI Kuala Lumpur mengimbau seluruh WNI yang berada di luar negeri untuk senantiasa mematuhi peraturan dan hukum negara setempat, serta memahami hak dan kewajiban mereka selama bekerja atau tinggal di luar negeri. Hal itu perlu dilakukan sebagai langkah utama dalam mencegah permasalahan hukum di kemudian hari.

KBRI Kuala Lumpur menyatakan akan terus berkomitmen untuk memberikan pelindungan optimal bagi WNI, sekaligus memperkuat upaya pencegahan melalui peningkatan kesadaran mengenai migrasi yang aman dan bertanggung jawab.

"Kami mengharapkan dengan pemulangan ini dan dengan nasihat yang kami sampaikan, ke depannya PMI yang akan bekerja di Malaysia dapat menempuh jalur sesuai prosedur dan mengikuti semua ketentuan yang berlaku di Malaysia," ucap Dubes Iman.

Dia berpesan agar para PMI menjadikan pemulangan ini sebagai pengalaman dan pelajaran hidup yang berharga untuk tidak diulangi di kemudian hari. Dia juga mendoakan para PMI dapat kembali ke kota asal dengan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

"Saya berharap apa yang sudah Bapak dan Ibu alami dan jalani menjadi pembelajaran yang sangat berarti. Selamat jalan, selamat kembali ke Tanah Air. Salam untuk keluarga," ujar Dubes Iman.

Baca juga: KBRI KL imbau WNI tanpa izin manfaatkan Program Repatriasi Migran 2.0

Sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI), yang akan dipulangkan dari Malaysia ke Indonesia, di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Sepang, Selangor, Malaysia, Kamis (23/4/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga) Sementara itu WNI asal Bandung, Jawa Barat, berinisial R menyatakan rasa terima kasihnya kepada KBRI Malaysia atas upaya dan bantuan yang diberikan hingga dirinya dapat pulang ke Indonesia.

Wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di Malaysia selama 15 tahun itu mengaku menyesal sudah masuk dan bekerja ke Malaysia melalui jalur ilegal.

Dengan menjadi pekerja ilegal, katanya, kehidupannya selama bekerja di Malaysia menjadi tidak tenang dengan bayang-bayang razia dan penangkapan.

"Saya kapok. Nggak akan kembali lagi. Pesan saya kepada teman-teman yang mau bekerja di sini, harus punya paspor, dengan izin yang jelas. Saya senang bisa pulang, nanti bisa ketemu anak di rumah, anak saya satu orang," kata R.

Baca juga: Langkah diplomasi tanpa jeda Dubes RI di Malaysia

Senada dengan R, WNI asal Sumatera Selatan berinisial SU juga menyatakan penyesalannya sudah masuk dan bekerja di Malaysia secara ilegal sejak tahun 2016. Selama bekerja di Malaysia, SU melahirkan dua orang anak yang ikut dipulangkan bersama dengannya.

"Ini anak-anak saya dua orang. Saya berterima kasih kepada kedutaan karena sudah membantu saya dan anak-anak pulang ke Indonesia," kata SU.

Berdasarkan pantauan ANTARA di Kuala Lumpur, proses pemulangan PMI berjalan dengan lancar. Para PMI diperlakukan dengan sangat baik dan didampingi secara langsung oleh staf KBRI hingga ke kota-kota tujuan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengacu Regulasi Baru, Pajak Atto 1 dan Air EV Lebih Mahal Ketimbang LCGC?
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Truk ODOL di Kota Bengkulu Dilarang Melintasi Jalan Protokol
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Digital Realty Bersama Siapkan Infrastruktur yang Siap Dukung AI
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jusuf Hamka Setuju Ada PPN Jalan Tol tapi Jangan Lupa Bayar Utang
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Ramadan dan Idulfitri Bikin Laba BCA (BBCA) Melambung pada Kuartal I 2026
• 46 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.