JAKARTA, DISWAY.ID - Kericuhan terjadi saat proses eksekusi lahan di Cibubur, Jakarta Timur.
Sepanjang jalan kawasan menuju ke jalan Mualim Aminudin, Jakarta Timur mengalami pemadaman listrik sampai macet berkepanjangan karena keluar masuknya truk dan alat berat, yakni beko.
Insiden ini terjadi karena adanya sengketa tanah yang membuat sejumlah rumah warga terpaksa mengosongkan kediamannya.
Dalam pantauan disway.id di lokasi, terlihat puluhan truk keluar masuk untuk mengangkut barang milik warga.
BACA JUGA:Fakta Baru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, PMJ Ungkap Skenario Eksekusi
Warga yang terdampak terlihat mengangkut barang-barang mereka menggunakan kendaraan besar sebelum meninggalkan rumah masing-masing.
Selain itu, terlihat pula sejumlah aparat gabungan dari polisi, TNI sampai Dishub berjaga di sekitar lokasi.
Pihak berwajib pun masih berjaga di sekitaran lokasi guna menjaga dari kericuhan yang terjadi saat siang tadi.
BACA JUGA:Indobuildco Sebut Ada Ketidakadilan Hukum dalam Rencana Eksekusi Hotel Sultan
Total luas lahan yang dieksekusi mencapai 12.242 meter persegi meliputi, rumah tinggal hingga tempat usaha, seperti pengepul barang bekas.
Aparat juga masih disiagakan untuk mengantisipasi potensi kericuhan lanjutan.
Situasi di lokasi sempat memanas pada siang hari. Kericuhan dilaporkan terjadi antara warga dan aparat saat proses eksekusi berlangsung.
BACA JUGA:Kapan Silfester Dieksekusi? Kejagung: Kalau Memang Ada, Segera!
Bahkan, seorang pewarta disebut sempat dilarang meliput kejadian tersebut oleh salah satu oknum di lokasi.
"Sekarang mah udah kondusif, coba tadi siang. Sempat cekcok antara aparat dan warga, ditambah tadi juga sempet wartawan dilarang," jelas Agus di lokasi pada Kamis, 23 April 2026.
- 1
- 2
- »





