Dua Anggota Polres Dogiyai Kena Serangan Panah OTK Saat Bertugas, Satu Tewas

tvonenews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Polres Dogiyai mengalami penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan panah di wilayah Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. 

Bripda Abhius Metusalakh Abner Yawan, mengalami luka serius usai peristiwa penyerangan terjadi pada Selasa (31/4/2026).

Abhius menceritakan peristiwa ini terjadi saat korban keluar untuk mengambil bahan bakar minyak (BBM) di Terminal Monamani. Dirinya mengaku dari pos sudah mengenakan perlengkapan dinas lengkap, termasuk rompi dan helm.

Aktivitas ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pemadaman listrik pasca situasi keamanan yang sempat memanas. Namun saat hendak mengambil BBM, tiba-tiba Abhius mendapat serangan tanpa tanda-tanda sebelumnya. 

“Situasi saat itu sepi, tidak ada tanda-tanda keberadaan orang. Tiba-tiba saya diserang,” kata Abhius, dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).

Atas peristiwa ini, Abhius mengalami luka di bagian punggung belakang sebelah kanan. Selanjutnya Abhius langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. 

Saat ini Abhius masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan dalam kondisi berangsur membaik. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan latar belakang kejadian.

Sebelumnya, peristiwa penyerangan oleh OTK juga terjadi dan menyebabkan seniornya, Bripda Juventus Edowai, meninggal dunia. 

Abhius menyebutkan, peristiwa ini terjadi saat korban baru selesai bertugas dan keluar seorang diri untuk mencari makan ketika diserang.

“Senior saya habis lepas dinas, keluar sendiri untuk mencari makan, lalu tiba-tiba diserang,” terang Abhius.

Kemudian Abhius juga berharap kepada masyarakat Papua agar dapat memahami kehadiran aparat kepolisian.

“Kami hadir bukan untuk menakuti masyarakat atau mencari masalah, tetapi untuk memberikan rasa aman dan damai agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Terkait hal ini, pihak keluarga berharap agar Abhius dapat segera pulih dan kembali bertugas. Pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri, termasuk Kapolri, Kapolda Papua Tengah, dan Wakapolda Papua Tengah, atas penanganan cepat terhadap korban.

“Sebagai orang tua, kami berharap anak kami bisa sembuh dan kami bisa kembali dalam keadaan selamat,” ungkap perwakilan keluarga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pedagang Pasar di Malang Keluhkan Minyakita Sulit Didapat
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Ribuan Peserta Magang Nasional Mundur, Ini Penjelasan Kemnaker
• 50 menit lalubisnis.com
thumb
Menteri Angkatan Laut Dipecat Gara-gara Bikin Frustasi Dewa Perang AS
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
ASEAN Optimistis Code of Conduct Laut China Selatan Rampung
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Bela Hak Tenaga Honorer Sekolah, Siap Bertemu Menpan RB untuk Bahas ini
• 21 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.