Iran Kirim Protes ke PBB, Tak Terima 5 Negara Arab Jadi Basis Serangan AS

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Amir-Saeid Iravani (paling kanan) berbicara selama pertemuan Dewan Keamanan di markas besar PBB, Rabu, 11 Maret 2026. (Sumber: AP Photo/Seth Wenig)

TEHERAN, KOMPAS.TV - Duta Besar Iran untuk PBB Amir-Saeid Iravani melayangkan protes resmi kepada PBB terkait agresi Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap negaranya. Iravani memprotes penggunaan wilayah lima negara Arab di Teluk Persia atau Teluk Arab sebagai basis serangan AS.

Dalam surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB, Rabu (22/4/2026), Iravani menyebut negara-negara anggota PBB bertanggung jawab untuk tidak membiarkan wilayahnya digunakan menyerang negara pihak ketiga.

Dia pun menyebutkan lima negara yang dituduh Iran membantu AS, yakni Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Diplomat Iran itu meminta kelima negara tersebut menjaga prinsip bertetangga yang baik.

"Drone MQ-9 dan MQ-4 Amerika, serta P-8A dan AWAS, pesawat patroli maritim, pengebom B-1 dan jet tempur F-22, F-15, F-16, F-35 digunakan di wilayah lima negara Arab di Teluk Persia tersebut untuk menargetkan Iran," kata Iravani, seperti dilansir PressTV, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga: Israel Bersiap Kembali Perang Lawan Iran, Menhan: Tunggu Lampu Hijau AS

Iran menuduh kelima negara itu mengizinkan wilayah dan ruang udaranya digunakan AS untuk meluncurkan agresi.

AS dan Israel mulai melancarkan serangan tanpa diprovokasi pada 28 Februari yang membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.

Dilansir PressTV, militer Iran telah meluncurkan lebih dari 100 gelombang serangan balasan. Serangan balasan ini diarahkan ke Israel serta situs-situs strategis AS di Timur Tengah.

Perang AS-Israel di Iran terhenti berkat gencatan senjata yang berlaku pada 8 April lalu. Gencatan senjata ini disepakati melalui mediasi pemerintah Pakistan.

Gencatan senjata di Iran sedianya berakhir pada Rabu (22/4/2026), tetapi Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata secara sepihak.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Press TV

Tag
  • iran protes pbb
  • perang iran
  • gencatan senjata iran
  • iran
  • Teluk Persia
  • Donald Trump
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Legislator imbau warga Kepri ikuti prosedur bekerja di luar negeri
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
JP Morgan: Indonesia Tergolong Rentan dalam Konflik Geopolitik Terkini
• 22 jam lalukompas.id
thumb
5 Berita Populer: Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara; Kanye West Konser
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Super League 2025-2026: 2 Penalti Ramaikan Kemenangan PSM Makassar Atas Persik Kediri
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
19 Pegawai ESDM Jatim Kembalikan Uang Hasil Pungli ke Kejati
• 11 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.