ROMA, KOMPAS.TV - Italia menegaskan menolak menggantikan Iran di ajang Piala Dunia 2026. Italia juga merasa terhina dengan munculnya ide tersebut.
Sebelumnya, Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Kerja Sama Global, Paolo Zampolli, menyarankan Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengganti Iran dengan Italia sebagai peserta Piala Dunia 2026.
Iran dilaporkan belum mundur dari Piala Dunia 2026, dan tim tersebut sedang dalam masa persiapan meski tengah berperang melawan AS di Timur Tengah.
Baca Juga: Persib Berpacu Jadi Juara Super League 2025/2026, Marc Klok; Bukan Tekanan tapi Tantangan
Menurut Zampolli, sarannya itu bukanlah permintaan politis, tetapi sebuah rencana darurat jika Iran tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia 2026 pada saat-saat terakhir.
"Saya memiliki mimpi. Permintaan saya adalah untuk Rakyat Italia dan warga Amerika-Italia," kata Zampolli dikutip dari Associated Press, Rabu (22/4/2026).
Menurut Zampolli, dengan empat gelar juara yang pernah diraih, penampilan Italia di gelaran Piala Dunia 2026 bisa dibenarkan.
Menanggapi gagasan tersebut, pejabat olahraga Italia bereaksi sinis. Menteri Olahraga Andrea Abodi mengatakan usulan untuk menggantikan di Piala Dunia 2026 tidak mungkin terwujud.
"Pertama, itu tak mungkin. Yang kedua, jelas bukan ide bagus," kata Menteri Olahraga Andrea Abodi, Kamis (24/4/2026).
Bahkan, sejumlah pejabat olahraga Italia merasa terhina dengan ide untuk menggantikan Iran.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Associated Press
- italia
- iran
- piala dunia 2026
- italia ogah menggantikan iran
- merasa terhina





