Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak akan menggunakan senjata nuklir dalam perang melawan Iran.
"Mengapa saya harus menggunakan senjata nuklir? Kita telah sepenuhnya, dengan cara yang sangat konvensional, menghancurkan mereka tanpa itu," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, ketika ditanya apakah ia akan menggunakan senjata nuklir.
"Tidak, saya tidak akan menggunakannya. Senjata nuklir seharusnya tidak pernah diizinkan untuk digunakan oleh siapa pun," tambahnya, dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Jumat (24/4/2026).
Ditanya berapa lama ia bersedia menunggu kesepakatan perdamaian jangka panjang dengan Iran, Trump berkata, "Jangan terburu-buru."
Trump mengatakan Iran mungkin telah menambah persenjataan mereka "sedikit" selama gencatan senjata dua minggu. Namun, dia menambahkan bahwa militer AS dapat menghancurkannya dalam waktu sekitar satu hari.
"Angkatan laut mereka sudah hancur. Angkatan udara mereka sudah hancur, pertahanan anti-pesawat mereka sudah hancur... mungkin mereka sedikit menambah kekuatan selama jeda dua minggu, tetapi kita akan menghancurkannya dalam satu hari, jika memang mereka melakukannya," cetus Trump.
"Saya ingin membuat kesepakatan terbaik. Saya bisa membuat kesepakatan sekarang juga... tetapi saya tidak ingin melakukannya. Saya ingin kesepakatan ini berlaku selamanya," kata Trump.
Sebelumnya, beredar rumor bahwa Trump mencoba menggunakan kode nuklir selama rapat panas tentang krisis Iran pada hari Sabtu lalu. Namun, seorang juru bicara Gedung Putih membantah klaim viral tersebut.
(ita/ita)





