Grid.ID - Tasya Farasya menceritakan pengalaman saat dirinya mendapat kritik dari warganet terkait cuitannya di Threads. Peristiwa tersebut sempat menjadi sorotan dan menuai reaksi luas di media sosial.
Diketahui, Tasya pernah menuai kritik setelah menyebut dirinya pernah menolak tawaran dibayar dari konten “halo kakak spill skincare”. Pernyataan itu kemudian memicu kontroversi hingga berdampak pada pihak lain.
Konten tersebut bahkan membuat kreatornya harus meminta maaf dan mengundurkan diri dari pekerjaannya. Situasi itu kemudian menyeret nama Tasya hingga mendapat hujatan dari netizen.
Menanggapi hal tersebut, Tasya akhirnya angkat bicara dan menjelaskan kronologi kejadian yang sebenarnya. Ia mengaku tidak menyangka cuitannya bisa berdampak sebesar itu.
“Aku jujur syok, jadi awalnya itu tuh aku mulai main thread lagi karena perceraian. Terus aku kayak menuliskan curahan hati aja gitu,” ujarnya dikutip dari YouTube Denny Sumargo pada Jumat (24/4/2026).
Seiring waktu, kehadirannya di Threads justru semakin ramai diperbincangkan. Banyak orang mulai mencari dan mengikuti aktivitasnya di platform tersebut.
“Terus lama-lama ada momen semua orang nyariin aku di threads, jadi lagi seru-serunya. Nah aku udah mulai loss nih, biasanya aku tuh selalu ngejaga apa yang keluar dari mulut aku,” katanya.
Pada saat itu, tren percakapan santai atau “cetas-cetasan” memang sedang populer. Hal tersebut membuatnya lebih spontan dalam merespons berbagai hal.
“Nah waktu itu lagi main cetas-cetasan kan lagi ngetrend. Terus aku lagi ngescroll aja sekilas, terus aku kayak gatal tangan dan kembali ke Taysa di threads itu adalah manusia biasa,“ jelasnya.
“Dan ternyata itu tidak, akhirnya berimpact besar, terus aku kayak ‘ok gue salah sih, harusnya gue enggak boleh ngomong kayak gitu‘,“ lanjutnya.
Meski mengakui kesalahan dalam cara penyampaian, Tasya tetap berpegang pada prinsip pribadinya. Ia menegaskan bahwa pandangannya soal sistem endorsement tersebut tidak berubah.
“Walapun aku salah, aku tetap firm kalau buat aku pribadi emang enggak akan melakukan sistem endorsement seperti itu gitu. Tapi cara menyampaikannya salah, karena hal itu lumayan menegangkan sih sampai sekarang jadinya kena,“ tuturnya. Hal itu menjadi pelajaran penting baginya dalam berkomunikasi.
Akibat pernyataannya, Tasya juga sempat dihujat karena dianggap mematikan rezeki orang lain. Tudingan tersebut membuatnya merasa tidak nyaman dan bersalah.
“Matiin rejeki orang itu perasaan enggak enak banget, terus kayak ‘ok ini gue yang salah sih’. Dan aku udah minta maaf juga,“ tutupnya. Ia berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran agar lebih bijak dalam bermedia sosial kedepannya. (*)
Artikel Asli




