Di era modern saat ini, perempuan punya lebih banyak ruang untuk berkembang, bekerja, atau membangun bisnis sendiri. Bukan cuma untuk punya banyak uang, tapi juga agar bisa menjalani hidup tanpa harus bergantung sepenuhnya pada orang lain.
Menurut Financial Wellbeing Collective, kemandirian finansial bikin perempuan lebih leluasa menyusun rencana keuangan jangka panjang. Dengan kondisi finansial yang lebih stabil, perempuan jadi punya kendali atas kebutuhan dan gaya hidupnya sendiri.
Sayangnya, nggak semua perempuan punya literasi mengelola keuangan yang baik. Padahal, hal sederhana seperti mengatur pengeluaran, mulai menabung, sampai belajar investasi bisa jadi langkah awal untuk bikin kondisi finansial lebih aman.
Nah, biar kamu makin tergerak untuk bisa merdeka secara finansial, yuk kepoin cerita dari teman kumparan di bawah ini. Siapa tahu bisa jadi inspirasi atau motivasi buat mulai langkahmu sendiri!
Alasan Wanita Harus Mandiri Secara FinansialBagi banyak perempuan, punya tabungan sendiri bisa memberi rasa aman dalam menjalani hidup. Hal ini juga dirasakan teman kumparan Maria Oktaviani (24), yang mengibaratkan tabungan seperti “perahu sekoci penyelamat”.
“Ibaratnya di lautan lepas. Walaupun sudah berada di dalam kapal, tetap butuh perahu sekoci karena kita nggak pernah tahu kapan badai datang dan harus menyelamatkan diri,” tuturnya. Dengan kata lain, tabungan bisa menjadi pegangan saat kondisi finansial sedang nggak stabil.
Selain berperan sebagai “safety net”, kemandirian finansial ini juga secara nggak langsung ikut mematahkan stigma bahwa perempuan cuma bisa menghambur-hamburkan atau menghabiskan uang.
Berangkat dari pengalamannya, Maria membagikan beberapa tips sederhana untuk kamu yang baru mulai belajar menabung, di antaranya:
Sisihkan uang jajan secara rutin, sekecil apa pun nominalnya
Bedakan mana uang untuk nabung dan mana untuk jajan
Tentukan budget khusus untuk pengeluaran (spending)
Disiplin dengan budget yang sudah dibuat, jangan sampai over
Belajar berhenti saat pengeluaran sudah mencapai batas
Prioritaskan kebutuhan dibanding keinginan
Hal serupa juga dilakukan oleh Claudya Gabriella (19). Meski belum menginjak kepala dua, teman kumparan satu ini sudah menunjukkan kesiapan dalam membangun kemandirian finansial.
Ia mengatakan, kemandirian finansial dapat dimulai dengan mengenali minat atau hobi yang dimiliki. Dari sana, kamu bisa memahami apa yang disukai dan mencari peluang yang dapat dikembangkan.
Misalnya, memanfaatkan hobi masak jadi jualan kecil-kecilan, suka fotografi bisa buka jasa foto, atau hobi bikin kerajinan tangan, nantinya bisa dijual. Dari situ, kamu jadi punya pemasukan tambahan yang bisa dialokasikan untuk ditabung, ya.
Di sisi lain, Aurelia Maharani (28) punya pandangan yang nggak kalah menarik. Menurutnya, kemandirian finansial perlu dimiliki perempuan, tanpa memandang apa statusnya saat ini.
“Mau masih single, sudah menikah, atau tinggal dengan keluarga, menurut aku tetap penting punya dana sendiri,” ucap Aurelia. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang dalam mengambil keputusan dan rasa percaya diri pun ikut tumbuh.
Ia mengingatkan bahwa menabung nggak harus dimulai dari nominal besar. Yang lebih penting adalah konsistensi dan kemampuan mengontrol diri. Selama kamu bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan, proses menabung akan terasa lebih ringan.
Temukan beragam cerita istimewa dari ribuan perempuan hebat lainnya, gabung komunitas teman kumparanWOMAN di kum.pr/tkwoman1





