Peretas Bobol Sistem Kemenkeu Sri Lanka, Sukses Curi Uang Negara Rp43 Miliar

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Keuangan dibobol hacker, uang yang akan digunakan untuk pembayaran utang ke Australia hilang dicuri.

Peretas Bobol Sistem Kemenkeu Sri Lanka, Sukses Curi Uang Negara Rp43 Miliar. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—Sistem komputer Kementerian Keuangan Sri Lanka telah diretas hacker. Para peretas itu dilaporkan berhasil mencuri uang negara sebanyak USD2,5 juta. Nilai itu setara dengan Rp43,17 miliar. 

Melansir AFP (24/4/2026), angka tersebut merupakan nilai curian kejahatan peretasan terbesar yang pernah ditanggung oleh pemerintah Sri Lanka. Mirisnya lagi, Kemenkeu Sri Lanka berencana menggunakan uang tersebut untuk membayar utang ke Australia. 

Baca Juga:
Ekonomi Digital RI Capai Rp1.789 Triliun, tapi Rentan Diserang Hacker

Pencurian ini bermula ketika aparat setempat mendapatkan peringatan tentang upaya pembobolan server email Kemenkeu Sri Lanka. Setelah investigasi dilakukan, diketahui bahwa uang senilai USD2,5 miliar yang akan digunakan untuk pembayaran utang telah lenyap. 

Sejauh ini, pemerintah Sri Lanka belum mengeluarkan pernyataan apa pun dan menunggu investigasi dari kepolisian untuk detail lebih lanjut. Pemerintah Sri Lanka juga meminta bantuan aparat penegak hukum dari negara lain. 

Baca Juga:
Google Sebut Puluhan Diplomat di Asia Tenggara Jadi Korban Hacker China

Namun, empat pejabat senior Public Debt Management Office (PDMO) disuspensi setelah pembobolan ini terjadi. 

Sebagai tambahan informasi, Sri Lanka membentuk PDMO tahun ini dengan dana talangan dari International Monetary Fund (IMF) sebesar USD2,9 miliar yang diperoleh pada 2023, menyusul krisis ekonomi yang melanda negara tersebut. 

Baca Juga:
Google Bongkar Aksi Hacker China, 53 Organisasi di 42 Negara Jadi Target

Sementara itu, perwakilan Australia di Sri Lanka mengatakan pemerintah Australia telah menyadari pembayaran utang yang tidak teratur dari Sri Lanka. 

“Aparat Sri Lanka tengah menginvestigasi masalah ini, berkoordinasi dengan Australia yang turut mengasistensi investigasinya,” tulis Australia High Commisioner di Sri Lanka Matther Duckworth melalui akun resmi Twitter-nya (X). 


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seorang Mahasiswi Digigit Sekelompok Anjing hingga Lebih dari 20 Luka, Anjing Masih Berkeliaran di Kampus
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Majelis Muballighin Indonesia Gelar Aksi Sosial, Respons Kenaikan Harga Pangan
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kuwait Buka Lagi Ruang Udara Usai Ditutup Sejak Perang AS-Israel Vs Iran Pecah
• 18 jam laludetik.com
thumb
Jelang Idul Adha, Inilah Deretan Amalan Utama di 10 Hari Awal Dzulhijjah, Lengkap dengan Keutamaannya
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Rano Karno Pimpin Penertiban Parkir Liar di Lebak Bulus
• 9 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.