Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian memberlakukan sistem buka tutup agar arus kendaraan dari kedua arah tetap bisa melewati jalur utama lintas selatan yang tertutup tanah longsor di wilayah Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat.
Kepala Polsek Bungbulang AKP Priyo Sumbodo mengatakan Jalan Raya Bungbulang-Caringin sebagai jalur selatan Garut ditutup sejak Rabu (22/4) malam akibat tanah longsor yang menutup badan jalan dan saat ini sebagian material longsoran sudah dievakuasi sehingga bisa dilintasi kendaraan bermotor.
"Sementara masih buka tutup karena yang sebelah masih pemadatan," kata Priyo dilansir dari Antara.
Dia menuturkan hujan deras mengguyur wilayah selatan Garut, Rabu (22/4) menyebabkan tanah tebing longsor menimbun badan jalan utama lintas selatan Garut tepatnya di Kampung Cisuren, Desa Wangunjaya, Bunggulang.
Akibatnya, kata dia, akses jalan terpaksa ditutup dan arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif selama proses evakuasi material longsoran tanah yang menutup jalan.
"Kami bersama instansi lain masih melakukan proses menyingkirkan material longsoran tanah menggunakan kendaraan alat berat," kata Priyo.
Baca Juga
- Kilas Balik Longsor TPST Bantargebang, Seret Eks Kadis LH Jakarta Jadi Tersangka
- KLH Tempuh Jalur Pidana, Mantan Kepala Dinas LH Jakarta Tersangka Kasus Longsor Bantargebang
- Longsor di Kawasan Wisata Sembahe Sibolangit: 5 Korban Meninggal, 1 Luka-luka
Ia menyampaikan setelah upaya pembersihan sebagian material longsoran tanah dengan kendaraan berat milik Dinas PUPR Provinsi Jabar itu, maka sejak Jumat pagi sebagian badan jalan sudah dibuka untuk dilintasi kendaraan.
Namun, kata dia, jalur hanya bisa diberlakukan sistem buka tutup atau bergantian kendaraan dari arah Bungbulang menuju Caringin maupun sebaliknya.
"Bisa dilintasi, namun masih buka tutup, dipastikan untuk besok (Sabtu) jalan sudah kembali normal," katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat melintasi jalur selatan Garut, terutama di wilayah Bungbulang di jalur titik tanah longsor karena khawatir terjadi longsor susulan.
"Masyarakat tetap hati-hati saat melaksanakan perjalanan," katanya.





