Penulis: Indra Wijaya
TVRINews, Badung
Dua wisatawan asal Rusia berhasil diselamatkan setelah terjebak di bawah tebing kawasan Pantai Cemongkak, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis siang. Evakuasi dilakukan secara dramatis menggunakan helikopter akibat lokasi korban sulit dijangkau dan terancam air laut pasang.
Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 13.10 WITA. Informasi awal menyebutkan dua warga negara asing tidak dapat kembali ke atas jalur tebing setelah turun ke area pantai.
Tim SAR gabungan langsung melakukan asesmen di lokasi. Medan curam, akses darat terbatas, serta kondisi gelombang membuat proses evakuasi diputuskan melalui jalur udara dengan mengerahkan helikopter SGI Air Bali.
Setibanya di lokasi, tim penyelamat melakukan manuver udara menggunakan metode hoisting. Korban diangkat satu per satu dari dasar tebing menuju titik aman.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan penggunaan helikopter dipilih untuk mempercepat proses evakuasi dan mengurangi risiko.
“Korban berada di bawah tebing dengan akses yang cukup sulit. Karena situasi juga dipengaruhi pasang air laut, maka evakuasi dilakukan menggunakan helikopter agar proses penyelamatan lebih cepat dan aman,” ujar I Nyoman, Jumat, 24 April 2026.
Dua wisatawan tersebut diketahui bernama Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20). Setelah dievakuasi, keduanya menjalani pemeriksaan awal oleh tim medis di lokasi.
Sergei mengalami luka ringan pada kaki dan siku. Sementara Diana dalam kondisi baik tanpa cedera serius. Keduanya menolak dirujuk ke rumah sakit dan hanya menerima penanganan medis ringan dari tim Klinik Nusa Medika.
Operasi penyelamatan melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, kepolisian, Balawista, tim medis Klinik Nusa Medika, serta masyarakat sekitar yang membantu pengamanan lokasi.
Pantai Cemongkak berada di kawasan Pecatu, dikenal dengan panorama tebing kapur tinggi dan ombak besar khas pesisir selatan Bali. Lokasi ini kerap dikunjungi wisatawan, peselancar, hingga pemburu panorama matahari terbenam.
Namun, karakter geografis berupa tebing terjal, jalur batuan licin, serta perubahan pasang surut air laut membuat kawasan ini berisiko tinggi jika tidak diwaspadai. Sejumlah pantai di wilayah Pecatu seperti Padang Padang, Bingin, Dreamland, hingga Cemongkak sering menarik wisatawan turun ke area bawah tebing.
Tim SAR mengimbau wisatawan agar memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, dan waktu pasang laut. Pengunjung juga diminta mematuhi rambu keselamatan, tidak menjelajah sendirian, serta segera meminta bantuan saat menghadapi situasi darurat.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat menikmati keindahan alam pesisir Bali, terutama di kawasan dengan medan ekstrem.
Editor: Redaktur TVRINews





