Medan (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Utara menyatakan dua calon haji lanjut usia (lansia) asal Jawa Tengah (Jateng) dirawat di RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
"Kedua calon haji itu bernama Cheriyah (80), dari Desa Bojong di Kecamatan Bojong, Tegal, Jawa Tengah," ucap Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara Zulkifli Sitorus di Medan, Jumat.
Kemudian, atas nama Muritno (73), yang berasal dari Desa Sutapranan, Kecamatan Dukuh Turi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Baca juga: Kemenhaj Jateng: Calon haji mulai masuk embarkasi
Menurutnya, kondisi kesehatan kedua calon haji lansia asal Jawa Tengah ini berangsur stabil setelah mendapatkan penanganan dari tim medis di RSUD Amri Tambunan.
"Kedua calon haji ini terpaksa dirawat setelah pesawat yang mereka tumpangi melakukan pendaratan teknis untuk mengisi avtur di Bandara Kualanamu," katanya.
Tercatat, sebanyak 360 calon haji tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Solo, diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah pada Rabu (22/4) pukul 15.00 WIB.
"Ini merupakan kepedulian dan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kondisi kesehatan serta kenyamanan calon haji, khususnya proses perjalanan menuju Tanah Suci," ujar Zulkifli.
Ia menyampaikan kehadiran ini merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada jamaah calon haji, terutama lansia agar tetap aman dan terlayani dengan baik.
"Kami hadir memastikan jamaah calon haji dalam kondisi baik, dan mendapatkan penanganan. Ini bagian komitmen kami memberikan pelayanan terbaik kepada tamu Allah," tutur Zulkifli.
Baca juga: YIA siap layani 26 kloter jamaah calon haji DIY-Jateng
Baca juga: Wagub Jateng minta PPIH beri pelayanan haji berkualitas
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Deli Serdang Nurlela mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan kedua calon haji lansia asal Jawa Tengah ini.
"Alhamdulillah, dua calon haji dalam keadaan stabil, dan terus dipantau tim kesehatan. Kami pastikan seluruh kebutuhan jamaah terpenuhi selama masa transit ini," ujarnya.
Ia menambahkan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan kelancaran perjalanan kedua calon haji lansia ini.
"Jika dinyatakan sembuh oleh tim kesehatan, dua calon haji ini bisa melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci," kata Nurlela.
"Kedua calon haji itu bernama Cheriyah (80), dari Desa Bojong di Kecamatan Bojong, Tegal, Jawa Tengah," ucap Kepala Kanwil Kemenhaj Sumatera Utara Zulkifli Sitorus di Medan, Jumat.
Kemudian, atas nama Muritno (73), yang berasal dari Desa Sutapranan, Kecamatan Dukuh Turi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Baca juga: Kemenhaj Jateng: Calon haji mulai masuk embarkasi
Menurutnya, kondisi kesehatan kedua calon haji lansia asal Jawa Tengah ini berangsur stabil setelah mendapatkan penanganan dari tim medis di RSUD Amri Tambunan.
"Kedua calon haji ini terpaksa dirawat setelah pesawat yang mereka tumpangi melakukan pendaratan teknis untuk mengisi avtur di Bandara Kualanamu," katanya.
Tercatat, sebanyak 360 calon haji tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Solo, diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah pada Rabu (22/4) pukul 15.00 WIB.
"Ini merupakan kepedulian dan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kondisi kesehatan serta kenyamanan calon haji, khususnya proses perjalanan menuju Tanah Suci," ujar Zulkifli.
Ia menyampaikan kehadiran ini merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada jamaah calon haji, terutama lansia agar tetap aman dan terlayani dengan baik.
"Kami hadir memastikan jamaah calon haji dalam kondisi baik, dan mendapatkan penanganan. Ini bagian komitmen kami memberikan pelayanan terbaik kepada tamu Allah," tutur Zulkifli.
Baca juga: YIA siap layani 26 kloter jamaah calon haji DIY-Jateng
Baca juga: Wagub Jateng minta PPIH beri pelayanan haji berkualitas
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Deli Serdang Nurlela mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan kedua calon haji lansia asal Jawa Tengah ini.
"Alhamdulillah, dua calon haji dalam keadaan stabil, dan terus dipantau tim kesehatan. Kami pastikan seluruh kebutuhan jamaah terpenuhi selama masa transit ini," ujarnya.
Ia menambahkan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan kelancaran perjalanan kedua calon haji lansia ini.
"Jika dinyatakan sembuh oleh tim kesehatan, dua calon haji ini bisa melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci," kata Nurlela.





