Dirahasiakan 2 Bulan, Netanyahu Umumkan Didiagnosis Kanker Prostat

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dirinya telah menjalani perawatan kanker prostat. Dalam keterangan resminya, disebutkan bahwa pengobatan kanker prostat yang dijalani Netanyahu berjalan sukses meski tidak disebutkan kapan tepatnya perdana menteri Israel itu menjalani perawatan medis.

Dalam pernyataan di media sosialnya pada Jumat 24 April 2026, diketahui bahwa kanker prostat stadium awal yang dialami Netanyahu ini terdeteksi setelah menjalami pemeriksaan kesehatan tahunan. Disebutkan juga bahwa dia terapi terparah yang dijalaninya itu berhasil mengatasi masalah kanker prostat tersebut sepenuhnya tanpa meninggalkan jejak.

Baca Juga :
Prajurit TNI di Misi UNIFIL Gugur Usai Dirawat Akibat Serangan Israel di Lebanon
Trump: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Pekan

Melansir laman The Strait Times News, Sabtu 25 April 2026, berdasarkan laporan kesehatan yang dijalaninya secara umum menyatakan kondisi Netanyahu dalam keadaan sehat. Namun ia diketahui harus menjalani terapi radiasi untuk kanker prostat stadium awal.

Di sisi lain, baik laporan medis maupun Netanyahu tidak menjelaskan waktu pasti perawatan itu berlangsung.

Netanyahu, yang merupakan perdana menteri dengan masa jabatan terlama di Israel, juga menyebut ia menunda publikasi laporan kesehatannya selama dua bulan untuk mencegah Iran menyebarkan propaganda palsu terhadap Israel.

Pada Maret lalu, di tengah konflik dengan Iran, sempat beredar rumor di media sosial dan media pemerintah Iran yang mengklaim Netanyahu telah meninggal dunia. Untuk membantah kabar tersebut, ia bahkan merekam video saat dirinya mengunjungi sebuah kafe di Yerusalem pada bulan yang sama.

Sebelumnya, pada 2024 Netanyahu juga menjalani operasi prostat setelah didiagnosis mengalami infeksi saluran kemih akibat pembesaran prostat jinak. Pada 2023, ia dipasangi alat pacu jantung. Pemilu Israel dijadwalkan berlangsung paling lambat pada Oktober mendatang.

Baca Juga :
Lebanon Tolak Perjanjian Apapun Jika Israel Tak Tarik Pasukan
IRGC Pastikan Iran Aman, Siap ‘Hantam’ AS dan Sekutunya Jika Kembali Berulah
Bursa Asia Dibuka Fluktuatif, Investor Wait and See Perpanjangan Gencatan Senjata Israel-Lebanon

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy Pantau Hunian Layak Pasar Senen
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Easycash Salurkan Pinjaman Rp92,3 Triliun dan Layani 9,8 Juta Orang Peminjam
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Seluruh jamaah haji RI ditempatkan di Markaziyah Madinah
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Gibran Disarankan Berkantor di Papua, Efriza: Tanpa Kebijakan Jelas, Percuma!
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Qou Vadis Tata Kelola Data Sosial Nasional
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.