SMI Salurkan Pembiayaan Rp885,85 Miliar untuk Infrastruktur Jalan di Surabaya

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) memperkuat perannya dalam pembangunan infrastruktur daerah melalui dukungan pembiayaan kepada pemerintah kota. Pembiayaan tersebut difokuskan pada proyek pembangunan perkotaan dengan menyalurkan pembiayaan hingga Rp885,85 miliar kepada Pemerintah Kota Surabaya. 

Pembiayaan ini difokuskan pada proyek strategis pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) serta pelebaran Jalan Wiyung–Menganti yang diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan."

Perjanjian pembiayaan tersebut ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek SMI Faaris Pranawa sebagai bagian dari langkah percepatan pembangunan infrastruktur kota yang menghadapi tekanan mobilitas yang terus meningkat.

Dua proyek infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memperbaiki sistem transportasi di Surabaya. Pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat akan membantu mendistribusikan arus lalu lintas secara lebih merata dan mengurangi beban jalan utama. Sementara itu, pelebaran Jalan Wiyung–Menganti ditujukan untuk mengatasi kepadatan kendaraan pada salah satu koridor dengan intensitas lalu lintas tinggi.

Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari tujuh proyek infrastruktur perkotaan Surabaya pada periode 2026–2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemerintah Kota Surabaya mengajukan pembiayaan infrastruktur dengan total kebutuhan pendanaan sekitar Rp3,16 triliun.

Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan pembiayaan ini merupakan bagian dari pendekatan strategis perusahaan dalam mendukung kota-kota besar menghadapi tantangan urbanisasi dan peningkatan mobilitas masyarakat.

Baca Juga

  • SMI Kucurkan Pembiayaan Rp275 Triliun untuk Proyek Infrastruktur
  • Bocoran Danantara Masuk Proyek Transmisi Energi Bersih di Singapura Rp518 Triliun
  • Pemkot Surabaya Terima Hibah Satu Unit Apartemen Hasil Rampasan KPK Senilai Rp167 Juta

“Kami melihat kebutuhan infrastruktur perkotaan semakin mendesak, terutama dalam mengatasi kemacetan yang berdampak langsung pada produktivitas. Proyek ini akan secara langsung mengurangi bottleneck lalu lintas di Surabaya sekaligus meningkatkan efisiensi logistik kota yang menjadi pusat ekonomi Jawa Timur. Oleh karena itu, pembiayaan ini diarahkan untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan mendukung aktivitas ekonomi kota,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (25/4/2026). 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas dukungan pembiayaan yang diberikan SMI. Ia menilai penguatan konektivitas menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing kota di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi yang semakin dinamis, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan wilayah.

Selain berdampak pada sektor transportasi, proyek ini juga diperkirakan membawa efek ekonomi yang signifikan. Dengan dukungan pembiayaan tersebut, belanja modal Pemerintah Kota Surabaya diproyeksikan meningkat hingga 40,81 persen dari tahun 2025 ke 2026. Peningkatan belanja modal tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga Rp29,79 triliun, dengan kontribusi pembiayaan SMI diperkirakan mencapai Rp9,1 triliun.

Dari sisi manfaat langsung, pembangunan infrastruktur jalan tersebut diharapkan mampu menekan biaya operasional kendaraan, mengurangi waktu tempuh perjalanan, serta meningkatkan keselamatan transportasi. Secara lebih luas, proyek ini juga akan memperkuat aksesibilitas dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah kota.

SMI sendiri terus memperluas dukungan pembiayaan kepada pemerintah daerah. Hingga Februari 2026, komitmen pembiayaan perusahaan kepada pemerintah daerah tercatat mencapai Rp37,08 triliun, dengan posisi outstanding sebesar Rp14,90 triliun. Dukungan terhadap Pemerintah Kota Surabaya ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah RI Koordinasikan Repatriasi Jenazah Praka Rico dengan UNIFIL
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
PTPP Rampungkan Pembangunan 69 SPPG di 15 Provinsi
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mendagri: National Governance Awards Efektif Bangun Iklim Kompetitif Kepala Daerah
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mendikdasmen perkuat akses pendidikan turunkan angka ATS
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Rupiah Terjaga dan Aman, BI Ambil Sikap Hati-hati
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.