Ada Efisiensi, Wagub Rano Sebut Pembangunan Kantor Satpol PP DKI Jadi Tertunda

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengaku pihaknya pernah menyusun anggaran terkait rencana pembangunan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI. Namun, belakangan tertunda karena kebijakan efisiensi.

“Sebetulnya sudah didesain dan dianggarkan, cuma terkena efisiensi,” Rano Karno, dilansir dari ANTARA, Sabtu, 25 April 2026.

Baca Juga :
Dukung Kinerja, Satpol PP Harap Bisa Punya Kantor Sendiri
Alasan Beban Kerja, Satpol PP DKI Minta Tambah 5.000 Personel

Rano mengatakan akan membahas soal rencana pembangunan Kantor Satpol PP DKI Jakarta dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. 

Terlebih, ada permintaan khusus dari Kepala Satpol PP Satriadi Gunawan agar Satpol PP DKI Jakarta memiliki kantor sendiri.

“Kemarin saya sempat bicara dengan Pak Gubernur, sepertinya kita harus evaluasi lagi masalah ini. Apalagi kita mau jadi kota global,” tuturnya.

Dia mengaku prihatin karena para personel Satpol PP di lapangan tak memiliki tempat istirahat yang memadai. Padahal, sebagai pelaksana penegakan peraturan daerah yang memiliki tugas lapangan yang besar, kesehatan Satpol PP merupakan hal penting.

Rano pun heran dengan kondisi Satpol PP DKI Jakarta yang hingga saat ini belum memiliki kantor sendiri. Karena instansi sebesar Satpol PP seharusnya memiliki markas komando (Mako) yang memadai untuk menunjang operasional.

“Maaf, istilahnya kalau misal polisi tidak punya Polda kan aneh. Makanya kalau Satpol PP tidak punya mako, itu aneh,” ujar Rano.

Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan berharap jajaran Satpol PP DKI Jakarta memiliki kantor sendiri yang representatif guna menunjang kinerja dan meningkatkan kenyamanan kerja personel di lapangan.

“Jadi, Jakarta itu belum punya Kantor Satpol PP. Kami masih numpang di Blok H, Balai Kota. Di lantai 16. Kadang kalau ada kunjungan dari wilayah atau daerah, kami masih menerima di Balai Kota karena belum ada kantor sendiri,” ungkap Satriadi di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, ketersediaan kantor Satpol PP DKI Jakarta sangatlah penting. Terlebih, Jakarta merupakan kota global serta dinobatkan sebagai kota teraman ke-2 se-ASEAN setelah Singapura.

Untuk itu, ia berharap ke depannya Satpol PP DKI Jakarta dapat memiliki kantor guna memonitor kinerja para personel yang saat ini berjumlah 5.000 orang.

Baca Juga :
5 Orang Penjual Daging Ikan Sapu-sapu Ditangkap Satpol PP
Satpol PP Tutup Klub Malam di PIK Gegara Kasus Narkoba
Pemilik Usaha di Jakarta Resah, Lahan Pribadi Dijadikan Parkir Liar: Pak Gubernur Tolong!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Kebun Sederhana, Topang Ketahanan Pangan Lokal
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Chelsea Kehilangan Jati Diri? Sinyal ‘Menyerah’ di Lapangan Berujung Nasib Tragis Liam Rosenior
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenkes Gandeng Noor Dubai, 500 Operasi Katarak Gratis
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Buka Tutup Jalur Selatan Garut Diberlakukan, Pasca Tertutup Longsor
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Warga Keluhkan Jalan Rusak di Medsos, Pemkab Majalengka Targetkan Perbaiki 284 Titik Jalan Tahun Ini
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.