Kemendes RI dan Gandara Group 37 Gelar Aksi Sosial, Ribuan Yatim dan Lansia Terima Santunan di Tasikmalaya

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Yudi Irawan

TVRINews - Jawa Barat

Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Gedung/Lapangan Gandara Group 37 di Jalan Kalawegar, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/4/2026). Ribuan anak yatim piatu dan penghuni panti jompo berkumpul dalam kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Direktorat Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes RI) bersama Gandara Group 37.

Tak hanya santunan, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyaluran bantuan untuk rehabilitasi ratusan masjid di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. Aksi sosial ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Inspektur Jenderal Kemendes RI, Masyhudi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung dari semangat gotong royong yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kebersamaan kita. Kita harus saling membantu, terutama kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Yang lemah harus kita kuatkan,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga mengapresiasi peran Gandara Group 37 serta dukungan berbagai pihak, termasuk Batalyon 939 Macan Putih dan sejumlah mitra lainnya yang turut menyukseskan acara tersebut.

Menurut Masyhudi, bantuan rehabilitasi masjid tidak hanya bertujuan memperbaiki sarana ibadah, tetapi juga menguatkan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan, menimba ilmu, dan bermusyawarah demi kepentingan umat,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun desa melalui berbagai program strategis, seperti pengembangan desa wisata, desa ekspor, serta pembentukan duta desa. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

“Kita ingin desa menjadi kuat dan mandiri. Tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, baik pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi,” tambahnya.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain bantuan materi, kehadiran berbagai pihak dalam satu ruang kebersamaan dinilai mampu menumbuhkan semangat baru bagi para penerima manfaat.

Di tengah berbagai tantangan global, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menang Gugatan, Jusuf Hamka Bakal Kembalikan TPI ke Mbak Tutut
• 1 jam laludisway.id
thumb
Sawah Warisan Keluarga Diserobot Oknum, Warga Toraja Utara Tuntut Keadilan
• 12 jam laluharianfajar
thumb
3 Drama dan Film Korea Bertema Kerajaan Terbaru di 2026 yang Wajib Ditonton
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
2 Curanmor di Serang Sewa Senpi ke Warga Karawang, Polisi Kejar Pemiliknya
• 14 jam laludetik.com
thumb
Napi "Masuk" Dapur MBG Tangerang, Ini Seleksi Ketat yang Harus Dilewati
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.