Israel Larang Warga Kembali ke Desa di Lebanon Selatan Meski Ada Gencatan Senjata

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Beirut: Militer Israel memperingatkan warga di sejumlah desa di Lebanon selatan untuk tidak kembali ke wilayah mereka pada Sabtu, 25 April 2026, dengan alasan masih berlangsungnya aktivitas militer meski gencatan senjata telah diperpanjang pekan ini.

Dilansir dari Anadolu, juru bicara militer Israel Avichay Adraee melalui platform X mengatakan bahwa warga dilarang mendekati sejumlah area, termasuk kawasan Sungai Litani, Lembah Salhani, dan Saluki, serta lebih dari 50 desa di sekitarnya.

Di sisi lain, militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan ke tiga lokasi berbeda di Lebanon selatan pada malam hari, dengan target yang diklaim sebagai peluncur roket milik kelompok Hizbullah.

Sementara itu, kantor berita resmi Lebanon, National News Agency, melaporkan bahwa kota Houla di wilayah Marjayoun juga menjadi sasaran tembakan artileri Israel.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan pada Kamis lalu bahwa Israel dan Lebanon telah sepakat memperpanjang gencatan senjata selama tiga pekan setelah putaran kedua negosiasi tingkat tinggi di Gedung Putih.

Gencatan senjata awal selama 10 hari diumumkan pada 16 April, namun dilaporkan telah mengalami pelanggaran di lapangan.

Baca juga:  6 Orang Tewas dalam Serangan di Lebanon, Sehari usai Perpanjangan Gencatan Senjata


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Revitalisasi Pasar Santa Didorong Perumda Pasar Jaya untuk Bangkitkan Ekonomi Komunitas Anak Muda
• 7 jam lalupantau.com
thumb
140 Atlet dari Berbagai Daerah Ikuti Piala Wali Kota Surabaya 2026 Cabor Muay Thai
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menilik Peluang dan Tantangan AI bagi Industri Kreatif
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Kemenhaj Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Mutasi PNS 2026, Ini Link Pengumumannya
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Borneo FC Siap Kirim Semen Padang ke Liga 2 dan Kunci Juara Super League dari Persib Bandung!
• 16 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.