YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Jakarta Pertamina Enduro resmi menahbiskan diri sebagai penguasa bola voli putri Indonesia. Melalui pertarungan sengit pada leg kedua Grand Final Proliga 2026, Sabtu (25/4/2026) sore di GOR Amongrogo Yogyakarta, tim asuhan Bülent Karslıoğlu itu sukses membungkam Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor telak 3-0 (25-20, 25-23, 25-20).
"Terima kasih untuk doa para fans semuanya. Ini berkat hasil kerja keras seluruh pemain," imbuh Karslıoğlu yang sukses memberikan gelar juara beruntun Proliga selama dua musim terakhir ini usai laga.
Kemenangan ini memastikan gelar juara bertahan tetap berada di pelukan Jakarta Pertamina Enduro, menyusul kemenangan krusial yang juga mereka raih pada leg pertama, Jumat (24/4) kemarin pada format three winning set ini. Bagi Pertamina Enduro, ini adalah trofi keempat mereka sepanjang sejarah kompetisi, sekaligus mempertegas dominasi mereka di podium tertinggi.
Baca Juga: Final Proliga 2026: LavAni-Pertamina Enduro Berjaya, Misi Balas Dendam Bhayangkara-Phonska Hari Ini
Set pertama berjalan dengan intensitas tinggi. Kejar-mengejar angka terjadi hingga poin kritis 19-17, yang diwarnai dengan rally panjang melelahkan selama 42 detik. Ketenangan pemain asing, Wilma Salas, dalam mengeksekusi service ace di poin 23-19 menjadi kunci kemenangan set pertama dengan skor 25-20.
Memasuki set kedua, Gresik Phonska sempat memberikan perlawanan luar biasa. Memanfaatkan rentetan kesalahan sendiri dari punggawa Pertamina, Phonska berhasil menyamakan kedudukan menjadi 18-18 hingga 23-23.
Namun, dewi fortuna tampaknya belum berpihak pada tim asal Jawa Timur tersebut. Kesalahan servis dari Sheilla Bernadeta justru memberikan game point gratis bagi lawan, yang kemudian dituntaskan dengan monster block mematikan dari Pertamina untuk menutup set ini dengan skor tipis 25-23.
Set ketiga menjadi panggung bagi sang bintang, Megawati Hangestri. Spike kerasnya membuka keran poin Pertamina. Meski sempat terjadi kejar-mengejar angka di awal set, Pertamina tampil lebih taktis dan menjauh hingga 19-12. Pertandingan akhirnya dipungkasi oleh spike tajam Irina Voronka yang mendarat telak di area lawan, menyegel skor 25-20 sekaligus mengunci gelar juara bagi Pertamina Enduro.
Usai laga, Kapten Jakarta Pertamina Enduro, Tisya Amallya, tak kuasa membendung air matanya. Baginya, musim 2026 ini memberikan tekanan mental yang jauh lebih berat dibanding musim sebelumnya.
Baca Juga: Proliga 2026: Jakarta Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan "Laga Hidup Mati" Malam Ini
Penulis : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- proliga 2026
- jakarta pertamina enduro
- gresik phonska plus pupuk indonesia
- pertamina enduro juara
- gor amongrogo
- yogyakarta





