Tangerang (ANTARA) - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi mengecek langsung kelancaran layanan Fast Track (jalur cepat) Makkah Route jamaah calon haji di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten pada Sabtu.
Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, Dubes Faisal didampingi Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang dan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Indonesia Arifah Choiri Fauzi dan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko langsung melakukan pengecekan sejumlah fasilitas Fast Track atau Makkah Raoute.
Dalam kesempatan itu, rombongan Dubes Arab Saudi bersama jajaran Kementerian Pemerintah Indonesia juga melihat seluruh prosesi pemeriksaan keimigrasian bagi para jamaah calon haji dari kelompok terbang (kloter) ke lima Embarkasi Jakarta.
Selain itu, Dubes Faisal menyempatkan diri untuk menyapa dan membagikan tangkaian bunga mawar sebagai tanda doa serta pemberian selamat kepada para calon haji yang akan menjalani ibadah di Tanah Suci.
Pada momen tersebut, Faisal bin Abdullah Al-Amudi juga mengatakan bahwa dengan adanya layanan Makkah Route diharapkan bisa membantu kelancaran kedatangan jamaah, terutama dalam memangkas antrean panjang di bandara.
"Hari ini kami meluncurkan inisiatif 'Makkah Route' di Republik Indonesia untuk tahun ketujuh secara berturut-turut," katanya.
Dubes mengemukakan bahwa komitmen antar kedua negara dalam memperlancar program ibadah haji di tahun 2026 ini sesuai dengan visi dari Kerajaan Arab Saudi, yang bertujuan untuk memberikan layanan terbaik bagi para tamu Allah SWT.
"Ini ditujukan untuk mempermudah prosedur perjalanan mereka dari bandara di negara asal hingga tiba di tempat suci di Kerajaan Arab Saudi," tuturnya.
Dia menilai, untuk saat ini seluruh prosedur masuk ke Kerajaan Arab Saudi telah diselesaikan di bandara keberangkatan, termasuk prosedur imigrasi, kesehatan, serta pengaturan bagasi.
Sehingga, setibanya jemaah di Kerajaan Arab Saudi, mereka akan langsung menuju tempat tinggal mereka melalui jalur khusus tanpa harus mengantre lagi untuk prosedur masuk.
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang luar biasa dari pemerintah Republik Indonesia dalam menyukseskan inisiatif ini, yang mencerminkan kedalaman hubungan persaudaraan antara kedua negara yang saling mencintai," kata dia.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Arab Saudi yang telah mendukung seluruh program penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
"Kita berterima kasih kepada semua pihak, terutama kepada yang Mulia Raja Salman dalam mendukung kelancaran pemberangkatan haji di Indonesia," tuturnya.
Menurutnya, hingga saat ini terdapat 56 kloter yang meliputi 25.200 orang jamaah calon haji asal Tanah Air sudah diberangkatkan dan diterbangkan ke Arab Saudi.
Sekitar 57 kloter dengan 22 ribu lebih jamaah haji telah mendarat dan sampai di Kota Madinah untuk menjalankan ibadah.
"Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar berkat kerja sama ini," ucap Menhaj.
Baca juga: Arab Saudi jamin kelancaran dan keamanan jamaah haji Indonesia
Baca juga: Saudi resmikan terminal keempat Inisiatif Rute Makkah di Indonesia
Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, Dubes Faisal didampingi Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang dan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Indonesia Arifah Choiri Fauzi dan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko langsung melakukan pengecekan sejumlah fasilitas Fast Track atau Makkah Raoute.
Dalam kesempatan itu, rombongan Dubes Arab Saudi bersama jajaran Kementerian Pemerintah Indonesia juga melihat seluruh prosesi pemeriksaan keimigrasian bagi para jamaah calon haji dari kelompok terbang (kloter) ke lima Embarkasi Jakarta.
Selain itu, Dubes Faisal menyempatkan diri untuk menyapa dan membagikan tangkaian bunga mawar sebagai tanda doa serta pemberian selamat kepada para calon haji yang akan menjalani ibadah di Tanah Suci.
Pada momen tersebut, Faisal bin Abdullah Al-Amudi juga mengatakan bahwa dengan adanya layanan Makkah Route diharapkan bisa membantu kelancaran kedatangan jamaah, terutama dalam memangkas antrean panjang di bandara.
"Hari ini kami meluncurkan inisiatif 'Makkah Route' di Republik Indonesia untuk tahun ketujuh secara berturut-turut," katanya.
Dubes mengemukakan bahwa komitmen antar kedua negara dalam memperlancar program ibadah haji di tahun 2026 ini sesuai dengan visi dari Kerajaan Arab Saudi, yang bertujuan untuk memberikan layanan terbaik bagi para tamu Allah SWT.
"Ini ditujukan untuk mempermudah prosedur perjalanan mereka dari bandara di negara asal hingga tiba di tempat suci di Kerajaan Arab Saudi," tuturnya.
Dia menilai, untuk saat ini seluruh prosedur masuk ke Kerajaan Arab Saudi telah diselesaikan di bandara keberangkatan, termasuk prosedur imigrasi, kesehatan, serta pengaturan bagasi.
Sehingga, setibanya jemaah di Kerajaan Arab Saudi, mereka akan langsung menuju tempat tinggal mereka melalui jalur khusus tanpa harus mengantre lagi untuk prosedur masuk.
"Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang luar biasa dari pemerintah Republik Indonesia dalam menyukseskan inisiatif ini, yang mencerminkan kedalaman hubungan persaudaraan antara kedua negara yang saling mencintai," kata dia.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Arab Saudi yang telah mendukung seluruh program penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
"Kita berterima kasih kepada semua pihak, terutama kepada yang Mulia Raja Salman dalam mendukung kelancaran pemberangkatan haji di Indonesia," tuturnya.
Menurutnya, hingga saat ini terdapat 56 kloter yang meliputi 25.200 orang jamaah calon haji asal Tanah Air sudah diberangkatkan dan diterbangkan ke Arab Saudi.
Sekitar 57 kloter dengan 22 ribu lebih jamaah haji telah mendarat dan sampai di Kota Madinah untuk menjalankan ibadah.
"Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar berkat kerja sama ini," ucap Menhaj.
Baca juga: Arab Saudi jamin kelancaran dan keamanan jamaah haji Indonesia
Baca juga: Saudi resmikan terminal keempat Inisiatif Rute Makkah di Indonesia





