Irene: Aniwayang Buktikan Wayang Bisa Tembus Pasar Global

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menegaskan bahwa seni tradisi seperti wayang memiliki potensi besar untuk menembus pasar global jika dikemas secara kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri pertunjukan Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum di Museum Nasional Indonesia, Sabtu, 25 April 2026.

Menurut Irene, wayang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi alat diplomasi budaya yang mampu memperkenalkan Indonesia ke dunia internasional.

Ia menilai, pendekatan yang dilakukan Aniwayang menjadi contoh konkret bagaimana karya berbasis tradisi dapat memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus daya saing global.

"Wayang bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga alat diplomasi budaya yang bisa terus dibawa ke mana saja dan memiliki nilai ekonomi luar biasa. Apa yang dilakukan Aniwayang menunjukkan bahwa karya kreatif berbasis tradisi bisa menembus panggung internasional," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 26 April 2026.

Kemudian ia mengungkapkan, karya Aniwayang bahkan telah mendapat apresiasi di berbagai negara seperti Jepang dan Korea Selatan, serta direncanakan akan tampil di Jerman. Hal ini menjadi bukti bahwa potensi ekonomi kreatif Indonesia semakin diakui di tingkat global.

Lebih lanjut, Irene juga menyoroti pentingnya inovasi dalam mengemas budaya tradisional agar tetap relevan bagi lintas generasi. Pertunjukan Aniwayang dinilai berhasil memadukan elemen storytelling modern, karakter animatif, serta pengalaman interaktif yang menarik bagi anak-anak dan keluarga.

Selain itu, Irene menekankan peran ruang publik seperti museum dalam mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif. Menurutnya, museum kini tidak hanya menjadi tempat edukasi, tetapi juga ruang ekspresi kreatif yang mampu menghadirkan pengalaman budaya yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Kita patut bangga karena museum di Indonesia semakin berkembang menjadi ruang kreatif yang menarik. Ini membuka peluang besar bagi pejuang ekonomi kreatif untuk berkolaborasi dan berkarya," ucapnya.

Pertunjukan Aniwayang Live Desa Timun: Ayo Ke Museum sendiri merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-248 Museum Nasional Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi keluarga untuk menjadikan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, dan ruang budaya, Irene optimistis karya-karya berbasis tradisi Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat nasional maupun global.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap 20 Remaja Hendak Tawuran di Depok, 10 Sajam Disita
• 8 jam laludetik.com
thumb
Menteri LH Tegaskan Pilah Sampah Harus 100 Persen Tuntas di Tingkat Kelurahan
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Avesta dan VinFast Tawarkan Bisnis Rental Mobil Listrik dengan Modal Terjangkau
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Melihat Daycare Little Aresha yang Digerebek Polisi karena Kasus Kekerasan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Warga Sidoarjo Gelar Simulasi Mandiri Kebakaran, Antisipasi Dampak Kemarau Panjang
• 7 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.