Dudung Abdurachman, Dulu Pimpin Angkatan Darat Kini Staf Kepresidenan

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto hari ini, Senin (27/4/2026) melantik Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Presiden (KSP) menggantikan Muhammad Qodari.

Dudung sebelumnya bertugas sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional.

Latar Belakang Kehidupan

Dudung Abdurachman lahir pada 19 November 1965. Ia menempuh pendidikan di SDN 034 Patrakomala, kemudian SMP Kartika XIX-1, dan melanjutkan ke SMA Negeri 9 Bandung sebelum akhirnya masuk Akademi Militer di Magelang.

Di balik karier militernya, Dudung memiliki perjalanan hidup yang tidak mudah. Ia pernah bekerja sebagai loper koran dan penjual kue klepon saat masih muda, setelah ayahnya meninggal dunia.

Perjalanan Karier Militer

Dudung merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ke-33, salah satu posisi tertinggi dalam struktur militer Indonesia.

Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988 ini mengawali kariernya di kecabangan infanteri. Kariernya terbilang menanjak dengan sejumlah posisi strategis, mulai dari Komandan Kodam Jaya pada 2020 hingga Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada 2021, sebelum akhirnya dipercaya menjadi KSAD.

Penghargaan dan Prestasi

Selama pengabdiannya, Dudung menerima berbagai tanda jasa dan penghargaan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Di tingkat nasional, ia dianugerahi sejumlah tanda kehormatan bergengsi seperti Bintang Mahaputera Utama serta Bintang Kartika Eka Paksi. Selain itu, ia juga memperoleh berbagai Satyalancana Kesetiaan sebagai bentuk apresiasi atas masa dinasnya yang panjang.

Dari level internasional, Dudung menerima penghargaan militer kehormatan dari Singapura berupa Pingat Jasa Gemilang (Tentera) atau Meritorious Service Medal.

Baca: Profil Abdul Kadir Karding, Politikus PKB Jadi Kepala Badan Karantina

Tak hanya itu, ia juga tercatat menerima penghargaan dari Australia, yakni Order of Australia, yang semakin menegaskan pengakuan atas kontribusinya dalam memperkuat kerja sama pertahanan dan hubungan bilateral antarnegara.

Kini, dengan penunjukannya sebagai Kepala Staf Presiden, Dudung kembali menjadi perhatian. Dia akan memainkan peran strategis dalam mendukung agenda dan koordinasi kebijakan di lingkaran Istana.

 

(mae/mae) Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Partai Ummat Heran SK Pengurus Tak Kunjung Disahkan Kementerian Hukum
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Cinta Laura Sebut El Rumi Cinta Sejati Syifa Hadju: Mereka Cocok Banget
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Rekap Hasil Piala Uber 2026: Indonesia Sapu Bersih Kemenangan, Bantai Australia Tanpa Ampun Lewat Skor Afrika
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Walkot Ungkap Daycare Little Aresha Jogja Tidak Berizin
• 19 jam laludetik.com
thumb
Komisi III DPR Desak Pemilik Daycare Little Aresha Dipidana: Sangat Keji
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.