JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.
Pelantikan itu dilakukan di Istana Negara, Selasa, 27 April 2026.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," demikian bunyi sumpah jabatan tersebut dibaca oleh Prabowo dan diikuti oleh pejabat yang dilantik.
BACA JUGA:Datang Bersama Ibunda, Qodari Hadiri Agenda Istana Jelang Reshuffle
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle hari ini, Senin, 27 April 2026.
Mereka yang dilantik yaitu M Qodari menjadi kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI sekaligus juru bicara presiden.
Posisi Qodari di KSP disebut akan diisi mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional.
Pernah Viral Foto dengan Pembalak Liar dan Dicopot dari Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding Comeback Jabat Badan Karantina
BACA JUGA:Resmi! Dudung Abdurrahman Jadi Kepala Staf Presiden, Kepala Bakom Dijabat Qodari
Sebelumnya, tahun 2025 lalu, Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Abdul Kadir Karding dari posisi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Karding sempat viral dan memberikan klarifikasi soal foto dirinya bermain domino dengan tersangka pembalak liar bernama Muhammad Aziz Wellang.
Karding pun menceritakan, peristiwa yang terjadi pada 1 September tersebut terjadi pada sela-sela agenda silaturahmi pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).





