Kenapa puting payudara terasa sakit umumnya bukan kondisi berbahaya, tetapi bisa menandakan banyak hal.
Mulai dari perubahan hormon, gesekan pakaian, menyusui, infeksi, hingga kelainan pada kulit atau payudara.
Pada sebagian besar kasus, nyeri puting membaik setelah penyebabnya diatasi. Namun, Anda perlu waspada jika keluhannya menetap atau disertai perubahan lain pada payudara.
Artikel Terkait: 9 Penyebab Puting Payudara Sakit dan Cara Mengatasinya, Catat Bun! Kenapa Puting Payudara Terasa Sakit?Kenapa puting payudara terasa sakit paling sering terkait dengan perubahan hormon, terutama menjelang haid atau saat awal kehamilan.
Saat hormon estrogen dan progesteron naik-turun, jaringan payudara menjadi lebih sensitif, bengkak, dan nyeri saat disentuh.
Penyebab lain yang cukup sering adalah gesekan bra yang terlalu ketat, olahraga, iritasi kulit, serta menyusui atau pompa ASI yang tidak tepat.
Pada ibu menyusui, perlekatan menyusui bayi yang salah, kulit puting kering, atau infeksi seperti mastitis juga dapat membuat puting terasa perih, panas, dan sakit.
Dalam beberapa kasus, nyeri puting bisa berhubungan dengan kondisi medis seperti infeksi jamur, abses payudara, atau penyakit kulit seperti eksim.
Bila nyeri muncul terus-menerus, hanya di satu sisi, atau disertai demam dan kemerahan, sebaiknya periksa ke dokter.
Puting Payudara Terasa Nyeri Tanda Apa?Puting payudara terasa nyeri bisa menjadi tanda perubahan hormonal normal, terutama jika muncul menjelang menstruasi atau di awal kehamilan. Nyeri akibat hormon biasanya terasa di kedua payudara, disertai payudara yang terasa penuh, lebih sensitif, atau agak bengkak.
Namun, nyeri puting juga bisa menandakan iritasi atau infeksi. Contohnya adalah gesekan dari pakaian, reaksi terhadap sabun atau bahan bra, mastitis, atau infeksi jamur yang sering disertai kemerahan, gatal, panas, dan nyeri saat disentuh.
Pada sebagian kecil kasus, nyeri puting dapat menjadi salah satu tanda kondisi yang lebih serius seperti kanker payudara, terutama bila disertai benjolan, puting masuk ke dalam, keluarnya cairan yang bukan ASI, atau perubahan kulit seperti bersisik dan menebal.
Karena itu, nyeri yang tidak membaik perlu dievaluasi lebih lanjut.
Artikel Terkait: Bunda, Ini 8 Cara Membersihkan Puting Payudara Saat Hamil Apa Perbedaan Nyeri Payudara saat Mau Haid dan Hamil?Nyeri payudara saat mau haid biasanya muncul 1–2 minggu sebelum menstruasi, terasa di kedua payudara, dan sering membaik setelah haid dimulai. Sensasinya cenderung berupa rasa penuh, berat, atau nyeri tumpul akibat fluktuasi hormon pada fase luteal siklus menstruasi.
Sementara itu, nyeri payudara saat hamil bisa muncul lebih awal, bahkan ketika haid belum terlambat lama, dan sering terasa lebih menetap.
Payudara bisa tampak lebih sensitif, lebih kencang, dan puting juga lebih mudah nyeri karena tubuh mulai mempersiapkan jaringan payudara untuk menyusui.
Perbedaannya yang paling membantu biasanya ada pada waktunya: nyeri PMS cenderung hilang saat haid datang, sedangkan nyeri akibat kehamilan tidak membaik dengan cepat dan sering disertai tanda lain seperti telat haid, mual, atau payudara membesar.
Bagaimana Cara Menghilangkan Rasa Sakit pada Puting Payudara?Cara paling sederhana adalah mengurangi gesekan dan iritasi. Gunakan bra yang pas, pilih bahan lembut, hindari sabun yang keras, dan bila nyeri terkait olahraga, pakai pakaian yang lebih suportif agar puting tidak terus bergesekan.
Jika nyeri muncul saat menyusui, perbaiki pelekatan bayi saat menyusu dan pastikan pompa ASI tidak terlalu kuat.
Menjaga puting tetap bersih dan kering, mengoleskan pelembap yang aman, atau menggunakan kompres hangat juga dapat membantu meredakan rasa sakit.
Kalau nyeri disertai demam, benjolan, kemerahan luas, cairan dari puting, atau tidak membaik dalam beberapa hari, segera periksakan diri. Keluhan seperti ini bisa memerlukan evaluasi dokter karena mungkin terkait infeksi atau kondisi lain yang lebih serius.
Artikel Terkait: 8 Cara Mengatasi Payudara Bengkak Saat Menyusui Secara Alami Apa Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium Awal?Ciri kanker payudara stadium awal tidak selalu berupa nyeri. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain benjolan baru di payudara atau ketiak, perubahan bentuk atau ukuran payudara, kulit tampak berlesung atau menebal, serta puting yang masuk ke dalam atau berubah bentuk.
Tanda lain yang patut diperhatikan adalah keluarnya cairan dari puting yang bukan ASI, terutama jika berwarna merah, cokelat, atau kuning, serta kemerahan, bersisik, atau ruam di area puting.
Pada sebagian kasus, nyeri payudara atau puting yang menetap juga bisa menjadi salah satu gejala awal, meski ini bukan gejala yang paling umum.
Meski begitu, nyeri puting saja tidak otomatis berarti kanker payudara. Yang penting adalah memperhatikan apakah ada perubahan lain yang menetap, karena kombinasi gejala itulah yang lebih mencurigakan dan perlu diperiksa lebih lanjut.
***
Healthline. (2017, June 7). Why do my nipples hurt? 4 possible causes of nipple pain. https://www.healthline.com/health/why-do-my-nipples-hurt
Healthline. (2019, March 11). What are the symptoms and signs of breast cancer? https://www.healthline.com/health/breast-cancer-signs
Healthline. (2018, January 15). PMS symptoms vs. pregnancy symptoms: 7 comparisons. https://www.healthline.com/health/womens-health/pms-symptoms-vs-pregnancy-symptoms
WebMD. (2024, November 21). Why do my nipples hurt? https://www.webmd.com/women/why-do-nipples-hurt
Cleveland Clinic. (2022, June 5). Sore nipples: Pain, causes, symptoms & treatment. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/23164-sore-nipples
Healthline. (2016, March 23). 5 natural remedies for cracked nipples. https://www.healthline.com/health/parenting/cracked-nipples
Healthline. (2015, September 28). Early signs of breast cancer: Symptoms and diagnosis. https://www.healthline.com/health/breast-cancer/warning-signs
Apakah Nanas Muda Bisa Efektif Mencegah Kehamilan? Ini Faktanya!
Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!





