Jakarta: Badan SAR Nasional (Basarnas) menurunkan 14 personel tambahan untuk membantu evakuasi lima korban yang masih terhimpit di gerbong KRL Commuter Line yang mengalami kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Pengerahan anggota tim khusus tersebut diharapkan bisa mempercepat proses evakuasi para korban.
"(Sebanyak) 14 personil saat ini kembali diberangkatkan dari Basarnas Special Group. Korban terhimpit lima orang, hingga saat ini masih dilakukan upaya penyelamatan," kata Humas Kantor SAR Jakarta Ramili Prasetio dilansir Antara, Selasa, 28 April 2026.
Baca Juga :
Kecelakaan Kereta, 7 Korban Perempuan Masih DievakuasiSebelumnya, KAI menyatakan seluruh upaya difokuskan pada evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan. Menurut informasi di tempat kejadian, KRL Commuter Line sedang berhenti di jalur 1 menuju ke arah timur (Cikarang) ketika sebuah kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan menabrak KRL tersebut.
Kecelakaan kereta rel listrik (KRL) PLB 5568A (CL KPB–CKR) dengan kereta jarak jauh Argo Bromo PLB 4B relasi Gambir–Surabaya, Pasar Turi, terjadi di Stasiun Bekasi Timur, KM 28+920 pada pukul 20.52 WIB, Senin, 27 April 2026. Insiden ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia.




