Menteri PPPA Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah, Ini Respons AHY

okezone.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), merespons usulan gerbong wanita yang berada di bagian paling depan dan belakang KRL dipindah. 

Ia menjelaskan, fokus evaluasi usai kejadian kecelakaan kereta di Bekasi Timur adalah keselamatan penumpang. Ia menegaskan, baik laki-laki maupun perempuan ke depannya tidak boleh menjadi korban dari transportasi publik.

"Jadi yang kita fokuskan adalah bukan perempuan dan lakinya tetapi bagaimana sistem transportasi kereta dan sistem transportasi publik lainnya ini aman, selamat, menghadirkan rasa aman, nyaman," ucap AHY di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga :
RS Polri Ungkap Penyebab Kematian 10 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Ia menyebutkan, peristiwa KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak bagian belakang KRL Cikarang Line di Bekasi Timur, Kota Bekasi, merupakan insiden yang pertama. Usai insiden ini, fasilitas di gerbong kereta akan menjadi evaluasi pemerintah demi meningkatkan keamanan penumpang. 

"Jadi pasti ada concern mengapa justru yang paling rentan yang kita siapkan secara khusus selama ini gerbongnya, justru yang mendapatkan bisa dikatakan risiko yang paling tinggi. Ini juga bagian yang akan kita terus evaluasi," ucapnya.

Baca Juga :
Tangis Keluarga saat Ambil Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di RS Polri

"KNKT tadi sudah menyanggupi akan melakukan investigasi secara menyeluruh. Saya minta transparan, terbuka, bisa dijelaskan kepada publik. Karena ini juga harus ada faktor edukasinya," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Arifah Fauzi, mengusulkan agar gerbong khusus perempuan wanita dipindah ke tengah rangkaian kereta. Usul itu ia sampaikan usai insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Bekasi Timur Kota Bekasi, pada Senin (27/4/2026).

"Tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa ditaruh di paling depan, paling belakang, supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," ucap Arifah kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga :
Penampakan Taksi Green SM Penyebab Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

"Jadi yang laki-laki di ujung, depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu. Tadi sementara itu," sambungnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serah Terima Menteri LH, Hanif Faisol Resmi Lepas Jabatan ke Jumhur Hidayat
• 46 menit laludetik.com
thumb
Underpass di Jalan Gatsu Cimahi Solusi Cegah Kejadian Seperti di Bekasi
• 51 menit lalurepublika.co.id
thumb
ESDM Dorong 106 Perusahaan Tambang Segera Ajukan RKAB
• 56 menit lalubisnis.com
thumb
Prabowo Targetkan 40 Proyek Hilirisasi Dibangun pada 2026
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Intip Laba 2 Emiten Sawit TP Rachmat TAPG dan DSNG, Mana Paling Moncer?
• 11 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.