Tekad Prabowo Bereskan Masalah Sampah di Indonesia dalam 2-3 Tahun

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen kuat untuk membereskan persoalan sampah di Indonesia.

Presiden Prabowo bahkan turut mengecek langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026) siang.

Selama meninjau lokasi TPST Banyumas, Prabowo juga diperlihatkan sejumlah hasil olahan atau daur ulang seperti genteng plastik, paving blok, hingga biji plastik.

"Ini produk plastik kita, plastik yang low value yang tidak laku dijual, dijadikan paving, ini dijadikan genteng, dilempar genteng ini tidak pecah Bapak harganya sekitar 7.000, 8.000. Kalau yang paving ini 2.500," kata petugas di PTSP ke Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Prabowo Ingin Gunakan Genteng dari Sampah untuk Gentengisasi, Harganya Murah

Dalam kunjungannya ini, Prabowo didampingi sejumlah menterinya di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, hingga Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.

Menurut Presiden Prabowo, TPST BLE di Banyumas ini merupakan suatu terobosan yang sangat baik dan bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya.

"Jadi ini saya kira sangat efektif ya menjadi contoh untuk banyak provinsi, banyak kabupaten bahkan dari negara lain ada yang ke sini," kata Prabowo usai meninjau TPST BLE di Banyumas.

Program Prioritas Nasional

Selepas melakukan peninjauan, Prabowo menegaskan, pengolahan sampah kini menjadi prioritas nasional.

Kepala Negara juga menargetkan seluruh sampah di Indonesia dapat tertangani dalam 2 hingga 3 tahun ke depan.

"Ya semua kita kembangkan. Sampah, pengolahan sampah, sekarang jadi prioritas nasional. Dalam 2 sampai 3 tahun kita harus kendalikan sampah seluruh Indonesia,” ungkap Prabowo di PTSP Banyumas.

Baca juga: Prabowo: Penanganan Sampah Sekarang Jadi Prioritas Nasional

Prabowo mengatakan, inisiatif pengelolaan sampah seperti TPST BLE sudah mulai diadopsi oleh berbagai daerah di Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sedikitnya 13 kabupaten di wilayah tersebut turut mengembangkan model serupa.

"Jadi ini nanti kita dari pemerintah pusat akan mendorong, dan saya akan turunkan bantuan langsung untuk kita kembangkan, perbaiki, kembangkan, dan bikin lebih efektif,” ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Cek TPST di Banyumas, Lihat Pengolahan Sampah Jadi Genteng Daur Ulang

Lebih lanjut, Prabowo menyambut baik target Pemerintah Kabupaten Banyumas yang ingin zero waste to money pada tahun 2028.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dia juga optimistis target tersebut dapat tercapai dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Babak Pertama Arema Vs Persebaya Berakhir Imbang Tanpa Gol
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
 [Berita Terlarang] Seiring Surutnya Gelombang Mahasiswa Tiongkok yang Belajar di Luar Negeri, Para Ahli Mengungkap Kebenaran yang Paling Ditakuti Beijing
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Kemenhub Panggil Manajemen Green SM Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dalami Kepatuhan Operator
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Kondisi Terkini Stasiun Bekasi Timur Usai Tabrakan KA, 2 Jalur Sudah Dilintasi
• 6 jam laludetik.com
thumb
Indosaku Tindak Tegas Oknum Penagihan yang Melanggar Etika di Semarang
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.