jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian menyoroti perusahaan transportasi Green SM atau taksi hijau imbas adanya kecelakaan kereta api di Bekasi, Jawa Barat, Senin (28/4).
Dia meminta kepada pemerintah agar mengambil langkah tegas terhadap perusahaan asal Vietnam itu.
BACA JUGA: Pool Taksi Green SM Disidak Kemenhub Buntut Tragedi Bekasi Timur
Dia menduga taksi hijau yang terlibat tersebut sebagai pemicu awal rangkaian kecelakaan beruntun.
Perjalanan panjang transformasi layanan kereta api, menurut dia, tidak seharusnya tercoreng oleh kelalaian pihak eksternal.
BACA JUGA: Kemenhub Mengusut Dugaan Keterlibatan Taksi Green SM, Berikut Tahapannya
"Ini bukan sekadar insiden tunggal, sudah beberapa kali terhenti di perlintasan kereta api dan banyak aduan masyarakat terkait taksi ini,” kata Kawendra di Jakarta, Rabu.
Sebagai pengguna layanan kereta di Jabodetabek pada era 2006–2010, dia mengaku menyaksikan betapa panjang dan sulitnya transformasi yang telah dilakukan oleh PT KAI hingga menjadi seperti sekarang.
BACA JUGA: Kemenhub Langsung Sidak Pool Taksi Green Setelah Kecelakaan Kereta di Bekasi
"Rasanya tidak berlebihan bila kami meminta pemerintah untuk mengevaluasi dan mencabut izin operasional perusahaan taksi asal Vietnam tersebut," kata dia.
Di sisi lain, dia juga menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut.
Tragedi itu, kata dia, benar-benar memilukan hati masyarakat.
“Insyaallah, para korban khusnul khatimah dan yang terluka diberi kekuatan,” katanya.
Polda Metro Jaya menyebutkan korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam, berjumlah 15 orang.
"10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4).
Untuk korban luka-luka sebanyak 76 orang, namun Budi belum merincikan untuk jenis luka apa saja yang dialami para korban. (antara/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pernyataan Perusahaan Taksi Green SM terkait Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian




