HARIAN FAJAR, JAKARTA – Indonesia patut berbangga. Nama Veda Ega Pratama kini tengah menjadi perbincangan hangat di panggung Grand Prix dunia. Tampil sebagai debutan di kelas Moto3 2026, dia menjadi satu-satunya pembalap Asia di 10 besar klasemen sementara. Pembalap asal Gunungkidul ini berada di posisi enam besar.
Dominasi Veda semakin tak terbantahkan usai seri Spanyol di Sirkuit Jerez yang baru saja berakhir. Rider berusia 17 tahun ini menunjukkan performa luar biasa yang melampaui ekspektasi. Bayangkan saja, memulai balapan dari posisi ke-17, Veda berhasil merangsek naik dan menyentuh garis finis di posisi keenam. Tambahan poin krusial ini menjadikannya satu-satunya pembalap Asia yang mampu bertahan di jajaran 10 besar klasemen.
Jarak Dominan di Level AsiaDengan raihan 37 poin, Veda Ega Pratama kini unggul jauh dari rival-rival terdekatnya di kawasan Asia. Ia memimpin telak atas pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang baru mengoleksi 12 poin (posisi 15). Sementara itu, rider asal Jepang, Ryusei Yamanaka, masih tertahan dengan 2 poin. Rekan setim Veda, Zen Mitani, bahkan belum berhasil pecah telur.
Gap performa yang signifikan ini membuktikan bahwa Veda bukan sekadar penggembira, melainkan ancaman nyata di musim perdananya.
Rider Honda Terbaik Kedua di GridDi tengah persaingan ketat antara pabrikan KTM dan Honda, Veda muncul sebagai salah satu ujung tombak pabrikan sayap tunggal. Dari 28 pembalap yang berlaga, 18 di antaranya menggunakan mesin KTM, sementara 10 sisanya mengandalkan Honda.
Saat ini, pembalap Honda terbaik dipegang oleh Adrian Fernandez (Leopard Racing) di posisi ketiga klasemen dengan 49 poin. Tepat di belakang Fernandez dalam kategori mesin yang sama, muncul nama Veda Ega Pratama di posisi keenam. Pencapaian ini tergolong fenomenal bagi seorang pembalap yang baru merasakan ketatnya atmosfer kompetisi kelas dunia pada musim 2026 ini.
Misi Selanjutnya: Taklukkan Le MansTanpa waktu lama untuk bersantai, Veda sudah mengalihkan fokusnya ke seri kelima yang akan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada Minggu, 10 Mei 2026. Pembalap binaan Honda Team Asia ini mengaku masih ingin terus memoles kemampuannya demi hasil yang lebih maksimal.
“Masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan, namun saya mengambil semua pelajaran dari akhir pekan ini dan sudah menantikan balapan di Le Mans,” tegas Veda Ega Pratama dengan nada optimis.
Statistik PembalapPeringkat Pembalap Asia di Moto3 2026:
- Veda Ega Pratama (Indonesia): 37 poin (Posisi 6)
- Hakim Danish (Malaysia): 12 poin (Posisi 15)
- Ryusei Yamanaka (Jepang): 2 poin (Posisi 19)
- Zen Mitani (Jepang): 0 poin
Klasemen Sementara 10 Besar Moto3 2026:
- Maximo Quiles (90)
- Alvaro Carpe (53)
- Adrian Fernandez (49)
- Valentin Perrone (47)
- Marco Morelli (45)
- Veda Ega Pratama (37)
- Guido Pini (36)
- David Almansa (33)
- Brian Uriarte (28)
- David Munoz (22)
Aksi heroik “The Rising Star” asal Indonesia ini patut dinanti. Apakah Veda mampu kembali naik podium di Le Mans? Seluruh mata penggemar balap tanah air kini tertuju padanya. (*)





