Jakarta, VIVA – Isu dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) tengah menyita perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Kali ini, nama Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin, terseret dalam kabar yang viral, khususnya di platform Threads.
Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan seorang pengguna Threads yang kemudian dengan cepat menyebar luas dan menuai berbagai reaksi dari netizen. Dalam unggahan yang beredar, disebutkan adanya dugaan perlakuan tidak menyenangkan terhadap seorang ART yang bekerja di kediaman Erin.
Akun tersebut mengklaim bahwa korban mengalami tindakan yang tidak semestinya dan bahkan disebut tengah berupaya mencari keadilan dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Tuduhan tersebut disampaikan secara terbuka melalui unggahan yang langsung menarik perhatian publik.
"Ini ART, yang dianiaya sama Erin mantan istri Andre Taulany, ini di depan rumah Andre Taulany, kasihan dia dianiaya, gaji dan hp dan bajunya ditahan, sekarang dia lagi melapor ke polres, tolong dia ya pak polisi," tulis akun tersebut, dikutip Rabu 29 April 2026.
Selain itu, dalam keterangan tambahan yang disertakan dalam unggahan tersebut, akun yang sama kembali menegaskan kronologi versi yang mereka sampaikan terkait dugaan peristiwa tersebut.
"Assalamualaikum, selamat pagi semuanya. Tolong bantu up teman-teman ini terjadi penganiayaan di rumah erin mantan istri Andre Taulany. HP-nya dibanting, bajunya masih ditahan, gajinya masih ditahan," katanya.
Tak hanya itu, tuduhan yang lebih serius juga muncul dalam unggahan lanjutan. Narasi yang beredar menyebut adanya dugaan kekerasan fisik hingga intimidasi yang dialami korban, sehingga memicu keprihatinan publik terhadap isu perlindungan pekerja rumah tangga.
"Apa ya wanita ini gak bisa disenggol hukum karena dia bilang polisi, pejabat semua temennya, dan dia orang hebat, sampai menganiaya pembantunya, mencekik, mengancam dengan pisau, menendang, memukul kepala ART-nya, menahan gajinya, menghancurkan hp ART-nya," lanjut unggahan tersebut.
Akun tersebut juga menyuarakan harapan agar aparat penegak hukum dapat bertindak secara adil dan tegas dalam menangani kasus ini.





