"Saya pikir seperti prediksi pertandingan ini akan berjalan cepat, tapi saya tidak menyangka akan berjalan seterbuka ini. Rasanya aneh karena kami kalah dengan selisih satu gol," ujar Kimmich di situs resmi klub. Bayern Biarkan PSG Bangkit Kimmich merasa Bayern sebenarnya memulai laga dengan baik. Namun mereka membiarkan PSG bangkit dan sempat tertinggal tiga gol sebelum akhirnya bisa memangkas ketinggalan menjadi satu gol saat peluit panjang dibunyikan.
"Kami sempat tertinggal tiga gol, tapi bisa bangkit, dan merasa bisa menyamakan skor. Menjelang akhir laga, Paris terlihat kelelahan, para pemain mereka mengalami kram dan mencoba mengulur waktu," jelasnya. Baca juga: Kompany akan Perbaiki Pertahanan Bayern Jelang Leg Kedua Lawan PSG "Setelahnya, mereka bermain lebih baik dan sangat menyebalkan karena kami kebobolan lewat bola mati lagi, kami tidak bisa membiarkan itu terus terjadi. Tapi kami menunjukkan reaksi bagus," urainya.
"Kami merasa punya peluang menang. Sejujurnya, saya merasa kami lebih baik dalam 15 hingga 20 menit awal dan kami perlu mencetak gol kedua, tapi malah membiarkan Paris kembali ke pertandingan akibat kesalahan saat membangun serangan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





