Penyaluran Beras SPHP Dioptimalkan, Gula Pasir Menanti Distabilkan

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

Harga beras dan gula pasir merangkak naik dalam sebulan terakhir. Pemerintah mengeklaim telah mengoptimalkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP. Lalu, bagaimana dengan gula pasir?

Badan Pangan Nasional (Bapanas), melalui siaran pers pada Rabu (29/4/2026) malam, menyebutkan, pemerintah telah mengoptimalkan penyaluran beras SPHP sejak awal 2026 guna meredam gejolak harga beras di pasar. Hingga 25 April 2026, total penyalurannya telah mencapai 371.200 ton.

Pelaksanaan program SPHP beras pada 2026 terbagi dalam dua fase. Fase pertama, yakni pada Januari-Februari 2026, merupakan perpanjangan program SPHP 2025. Sementara fase kedua merupakan program murni 2026 yang mulai digulirkan pada Maret lalu.

Realisasi penyaluran beras SPHP pada periode Januari-Februari 2026 sebesar 221.000 ton. Adapun penyaluran pada awal Maret 2026 hingga 25 April 2026 sebanyak 150.200 ton.

Skema penyaluran beras SPHP tahun ini dirancang agar tidak terjadi jeda saat masa transisi tahun anggaran setiap awal tahun.

Bapanas menjelaskan, skema penyaluran beras SPHP tahun ini dirancang agar tidak terjadi jeda saat masa transisi tahun anggaran setiap awal tahun. Pada tahun-tahun sebelumnya, penyaluran beras SPHP di awal tahun selalu terjeda lantaran proses administrasi pelaksanannya membutuhkan waktu.

Di sisi lain, Bapanas telah memperluas kanal distribusi beras SPHP yang dikelola Perum Bulog. Hal itu mulai dari program bantuan pangan, pasar rakyat, Rumah Pangan Kita, Gerakan Pangan Murah, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, badan usaha milik daerah (BUMD), dan ritel modern.

Direktur SPHP Bapanas Maino Dwi Hartono, mengatakan, Bapanas dan Bulog menyadari perlunya ekspansi kanal penyaluran beras SPHP agar realisasinya dapat lebih luas dan terus meningkat pesat. Apalagi, stok cadangan beras pemerintah (CBP) telah menembus rekor baru, yakni sekitar 5,08 juta ton.per 28 April 2026.

Saat ini, kanal penyaluran beras SPHP sudah diperbolehkan melalui distributor, khususnya BUMD. Untuk itu, keterlibatan setiap pemerintah daerah yang memiliki BUMD dalam penyaluran beras SPHP sangat diperlukan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan asosiasi ritel modern untuk mendorong penyaluran beras SPHP melalui jaringan ritel modern. Kendati begitu, kami tetap memprioritaskan penyaluran beras SPHP ke para pedagang/pengecer di pasar-pasar rakyat," katanya.

Baca JugaSibuk Cetak Rekor?

Sebelumnya, Kepala Bapanas dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan tidak ada perubahan harga beras SPHP seiring kenaikan harga dan terbatasnya ketersediaan kemasan dari plastik. Ini lantaran Bapanas dan Bulog telah mengatasi kendala kemasan berbahan plastik.

Meskipun demikian, pembelian beras SPHP tersebut dibatasi maksimal 25 kg atau lima pak kemasan 5 kg per konsumen. Pembatasan itu diperlukan untuk mengatasi potensi terjadinya praktik penjualan kembali dengan modus pengemasan ulang.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag), per 29 April 2026, harga rerata nasional beras medium Rp 13.723 per kg. Harga beras itu naik 0,13 persen secara bulanan dan masih di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 13.500 per kg.

Terdapat empat daerah yang mengalami kenaikan harga beras medium di atas 10 persen dari HET. Keempat daerah itu adalah Papua Tengah dengan disparitas 69,09 persen dari HET, Papua Pegunungan (66,13 persen), Sumatera Barat (13,61 persen), dan Kalimantan Timur (11,79 persen).

Baca JugaHarga Beras Naik Kala Cadangan Beras RI Cetak Rekor Tertinggi
Harga gula pasir

Selain beras, harga gula pasir atau konsumsi juga merangkak naik sejak awal April 2026. Merujuk data SP2KP Kemendag, per 29 April 2026, harga rerata nasional gula pasir curah sebesar Rp 18.334 per kg. Harga tersebut naik 1,39 persen secara bulanan dan berada di atas rerata harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen Rp 17.500-Rp 18.500 per kg.

Terdapat 12 daerah yang mengalami kenaikan harga beras medium di atas 10 persen dari HET. Beberapa di antara adalah Papua Pegunungan (82,14 persen), Papua Tengah (46,12 persen), Gorontalo (13,17 persen), Maluku (12,95 persen), Kalimantan Barat (12,65 persen), dan Aceh (12,06 persen).

Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Direktorat Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra, menjelaskan, kenaikan harga gula pasir tidak hanya dipicu lonjakan harga kemasan dari plastik beserta bahan bakunya. Kenaikan harga komoditas itu juga disebabkan faktor musiman.

Saat ini, Indonesia belum memasuki musim giling tebu, sehingga stok gula nasional rendah. Musim giling tebu baru akan berlangsung pada Mei 2026 dan mencapai puncaknya pada Agustus-September 2026.

“Gula yang dihasilkan baru akan masuk ke pasar pada Juni 2026. Oleh karena itu, pergerakan harga gula perlu terus dicermati. Monitoring stok gula di pabrik-pabrik gula dan pedagang juga diperlukan,” katanya.

Kenaikan harga gula pasir tidak hanya disebabkan lonjakan harga kemasan dari plastik beserta bahan bakunya, tetapi juga faktor musiman.

Selain itu, Nawandaru juga mengusulkan agar Bapanas memperkuat cadangan gula pemerintah (CGP). Melalui CGP itu, pemerintah akan semakin mudah menstabilkan harga gula setiap kali terjadi kenaikan harga.

Di tengah kondisi itu, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Singkawang menggagalkan penyelundupan 1,7 ton gula asal Malaysia di Singkawang, Kalimantan Barat. Gula bermerek Prai itu terdiri dari 71 pak dan setiap pak berisi 24 kantong gula ukuran satu kilogram.

“Gula itu masuk dan diperdagangkan tanpa dokumen dan standar peredaran yang berlaku di Indonesia,” kata perwakilan Satuan Tugas Pangan Kepolisian RI, Brigadir Jenderal Zain Dwi Nugroho dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah pada 27 April 2026.

Baca JugaProduksi Gula Konsumsi 2026 Diramal Stagnan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laba Bersih UNTR Anjlok 80% Jadi Rp 642 M, Tak Ada Penjualan Emas di Agincourt
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Video:Prabowo Resmikan Proyek Hilirisasi Rp116T - UEA Keluar dari OPEC
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Link Download Pedoman Hardiknas 2026 Resmi Kemendikdasmen, Simak Isinya!
• 12 jam laludetik.com
thumb
Reaksi Menhub soal Kelaikan Taksi Green SM Disorot usai Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Kapasitas Dermaga Bajoe Bakal Naik dari 30 Ton ke 50 Ton Usai Perbaikan
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.