FAJAR, GOWA— Bakal calon Ketua Umum (Caketum) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gowa, Achmad Fadhil Tawil, dipastikan lolos tahap verifikasi berkas pencalonan.
Ini setelah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan oleh panitia. Dirinya telah mengembalikan berkas pencalonan, di Secret Hipmi Gowa. Jl Yusuf Bauti Gowa. Rabu,29 April 2026
Caketum Hipmi Gowa, Fadhil mengungkapkan, proses verifikasi yang dilakukan oleh Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) berlangsung ketat dan profesional.
Seluruh dokumen diperiksa secara rinci sebelum akhirnya dinyatakan lengkap oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Gowa.
“Saya sempat kaget karena prosesnya sangat profesional dan cukup alot pada tahap verifikasi. Tapi Alhamdulillah, semua berkas saya dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat untuk maju sebagai caketum HIPMI Gowa,” ujarnya.
Ia juga mengaku proses penyusunan berkas dilakukan dalam waktu singkat. Fadhil menyelesaikan seluruh dokumen hanya dalam satu hari, dimulai sejak pengambilan formulir hingga penyerahan berkas.
“Saya ambil formulir sore hari Selasa,28 April, kemudian lanjut menyusun berkas sampai tengah malam. Setelah subuh, Rabu,29 April saya lanjutkan lagi, dan sekitar pukul 22.00 WITA semua berkas selesai dan langsung saya serahkan,” jelasnya.
Terkait isu mahar dalam proses pencalonan, Fadhil menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar selama pengelolaannya dilakukan secara transparan dan sesuai aturan organisasi.
“Kalau ada biaya atau mahar, menurut saya tidak masalah selama penganggarannya jelas. Kita ini pengusaha, jadi hal-hal seperti itu wajar saja,” katanya.
Ia menambahkan, mekanisme pengembalian dana juga dinilai penting apabila calon tidak lolos pada tahap verifikasi lanjutan di tingkat Badan Pengurus Daerah (BPD).
“Kalau tidak lolos di BPD dan ada pengembalian dana, itu fair. Karena kita belum masuk ke tahap pertarungan,” tambahnya.
Motivasi Fadhil maju sebagai calon ketua umum dilandasi pengalaman panjang di dunia usaha. Ia mengaku telah berbisnis sejak usia 18 tahun dan kini telah lebih dari satu dekade berkecimpung di berbagai sektor.
“Saya mulai usaha sejak usia 18 tahun, sekarang usia 32 tahun. Kurang lebih sudah 14 tahun saya berbisnis di berbagai bidang,” ungkapnya.
Pengalamannya mencakup sektor pemasaran, industri kecantikan (skincare), properti, hingga otomotif. Ia juga memiliki sertifikasi profesional di bidang investasi sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek Pemasaran (WPPEP) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tak hanya itu, Fadhil juga aktif sebagai trainer UMKM yang telah memberikan pelatihan di berbagai daerah di Indonesia, seperti Ternate, Batam, Papua, hingga Jakarta.
Dengan bekal tersebut, ia optimistis mampu membawa HIPMI Gowa menjadi organisasi yang lebih progresif dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan wirausaha muda di daerah.
“InsyaAllah, jika diberi amanah, saya siap bertarung dan membawa HIPMI Gowa ke arah yang lebih baik,” tutupnya.
SC BPC HIPMI Gowa, Andri Dwi Rizki, mengungkapkan hingga saat ini terdapat dua orang yang telah mengambil formulir pendaftaran calon ketua umum.
“Pengambilan formulir berlangsung pada 27 hingga 28 April, sementara pengembalian berkas dilakukan pada 29 April,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa biaya pendaftaran sebesar Rp200 juta merupakan ketentuan organisasi yang telah diatur. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) hingga proses pelantikan.
“Biaya itu berlandaskan aturan organisasi. Dana yang terkumpul digunakan untuk pelaksanaan muscab sampai pelantikan. Jika ada kekurangan, nantinya akan ditanggung oleh ketua terpilih,” tambahnya.
Rencananya, Muscab HIPMI Gowa akan digelar di salah satu hotel. Meski sebelumnya dijadwalkan pada 5 Mei, pelaksanaannya kini mengalami penjadwalan ulang hingga waktu yang belum ditentukan.(wis)





