Metro TV menyelenggarakan National Governance Award 2026 sebagai apresiasi atas kinerja pemerintah daerah yang diselenggarakan pada Jumat, 24 April 2026 lalu. Dan salah satu penerima penghargaan adalah Provinsi Kepulauan Riau yang membawa pulang dua piala sekaligus.
“Kami ingin sampaikan ucapan terima kasih ya apresiasi buat Metro TV yang telah memberikan penghargaan ya di bidang economic growth ya melalui pertumbuhan investasi dan pengembangan ekonomi.” kata Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Rabu, 29 April 2026.
Untuk memperingati Hari Otonomi Daerah, Metro TV menyelenggarakan National Governance Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat 24 April 2026. Penghargaan ini merupakan apresiasi kepada pemerintah kota, kabupaten, serta provinsi yang berhasil menghadirkan inovasi, kepemimpinan strategis, serta berdampaknya nyata dalam pembangunan daerah.
Salah satu penerima apresiasi ini adalah pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang mendapat penghargaan dalam dua kategori sekaligus. Yakni Strategic Leadership in Archipelagic Human Development Excellence, serta Outstanding Province in Industrial and Investments Growth. Hadir untuk menerima penghargaan ini secara langsung adalah Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.
“Tentunya penghargaan ini akan kami dedikasikan buat seluruh masyarakat Kepri, dan juga tentu terima kasih kami buat semua stakeholder ya, FKPD provinsi, kemudian para bupati, walikota, dan seluruh masyarakat Kepri yang saya cintai. Mudah-mudahan ya penghargaan ini menjadi pemantik semangatlah bagi kami untuk terus menghasilkan karya-karya terbaik di masa-masa mendatang.” ucapnya.
Baca juga: Profil Ansar Ahmad, Gubernur Kepri Peraih Penghargaan National Governance Awards 2026
Kepulauan Riau di bawah kepemimpinan Ansar Ahmad menegaskan posisinya sebagai salah satu provinsi kepulauan dengan kualitas pembangunan manusia paling kuat di luar Jawa. Dengan Indeks Pembangunan Manusia 2025 mencapai 80,53. Provinsi ini berada pada level yang sangat kompetitif dan menunjukkan bahwa sebaran geografis kepulauan tidak menghambat konsolidasi kualitas hidup masyarakat.
Kepulauan Riau merupakan pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang ditopang oleh industri manufaktur berbasis ekspor dan arus investasi yang konsisten. Keunggulan kawasan Batam, Bintan, Karimun, serta kedekatan dengan jalur perdagangan internasional menjadikan provinsi ini sebagai magnet investasi dan hub industri berdaya saing tinggi. Pertumbuhan ekonomi yang tercipta tidak hanya tinggi tetapi juga inklusif, tercermin dari tingkat kemiskinan yang relatif rendah serta kemampuan menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat.
“Ya saya kira karena Kepri itu salah satu destinasi investasi yang cukup berkembang ya dengan berbagai ekosistem ekonomi maka kami akan terus meningkatkan meng-upgrade berbagai usaha untuk mempermudah itu. Baik itu dalam bentuk secara masif melakukan peningkatan digitalisasi layanan investasi, kemudian memberikan insentif-insentif buat para pelaku investasi.” ungkapnya.
Provinsi Kepulauan Riau selama satu tahun terakhir di era Ansar Ahmad kuat pada kualitas pembangunan manusia dan pengendalian kemiskinan dalam konteks wilayah kepulauan. Sehingga layak diposisikan sebagai benchmark kepemimpinan strategis berbasis human development di kawasan maritim.




