Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengembangan hilirisasi nasional harus mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri groundbreaking proyek hilirisasi tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Rabu (29/4/2026).
Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dan objektif dalam setiap proyek strategis. Ia mengingatkan bahwa rencana yang telah disusun sebelumnya tetap harus terbuka untuk disesuaikan jika terdapat teknologi yang lebih efisien dan menguntungkan.
Advertisement
“Saya minta kita objektif dan kita bersifat saintifik. Kita hitung secara matematik. Kalau proyek ini, walaupun kita canangkan dan kita adakan feasibility study, mulai satu tahun yang lalu, enam bulan yang lalu, kalau hari ini terjadi perkembangan teknologi, kita bisa mendapat teknologi yang lebih bagus, teknologi yang lebih murah, menghasilkan sesuatu yang lebih untung bagi rakyat, kita harus berani mengubah rencana,” tegas Presiden.
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2024%2F11%2F04%2F22a9e28a7f45e05cce5b7c3f21d857ad-https___asset.kgnewsroom.com_photo_pre_2024_05_07_6300bee7_0a3d_4c0b_bc73_387e676fbda0_jpg.jpg)



