Psikolog Ungkap Pentingnya Dukungan Emosional Saat Proses Duka Kehilangan Orang Tersayang

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Psikolog anak, remaja, dan keluarga Sani Budiantini Hermawan menekankan pentingnya dukungan emosional dan pendampingan dalam memproses duka setelah kehilangan orang tersayang.

Proses Duka Berbeda pada Setiap Individu

Sani menjelaskan setiap individu memiliki cara berbeda dalam menjalani proses kedukaan atau grieving process, sehingga diperlukan pemahaman diri untuk membantu mengelola emosi.

“Memproses kedukaan terhadap diri kita karena biasanya semakin kita memahami diri kita, semakin baik dibanding kalau kita enggak memahami diri jadi kita juga enggak tahu bagaimana cara memprosesnya dan sebagainya,” katanya.

Ia menyebutkan gejala yang umum muncul antara lain rasa rindu, kehilangan, penyesalan, serta emosi marah dan sedih yang dapat terjadi secara bersamaan dan berulang.

Sani juga mengingatkan adanya potensi delay effect atau kemunculan emosi duka yang tertunda setelah peristiwa kehilangan.

“Mestinya sih dari awal ketika orang dicintai itu sudah meninggal karena tadi, mendadak karena kecelakaan misalnya, perlu sekali ke psikolog untuk antisipasi, memahami bagaimana proses kedukaan yang efektif buat setiap orang karena berbeda,” ujarnya.

Empati dan Dukungan Lingkungan Sangat Dibutuhkan

Menurut Sani, bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada orang yang berduka adalah dengan mendengarkan, memberi ruang untuk mengekspresikan perasaan, serta menunjukkan empati tanpa menghakimi.

“Berempati itu kan lebih ke arah mendengarkan, bercerita-cerita tentang orang dikasih-nya selama hidup, kita dengarkan, berikan apresiasi terhadap misalnya si almarhum ternyata sebagai ibu yang hebat atau sebagai karyawan yang berprestasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa ekspresi kesedihan seperti menangis merupakan hal yang wajar dan tidak boleh dianggap berlebihan.

“Ketika setiap orang bisa mengeluarkan ekspresinya melalui tangisan misalnya, itu wajar dan sah-sah saja. Bukan berarti dia tidak beriman dan sebagainya. Ini yang menurut saya perlu juga orang di sekitarnya mendukung proses kedukaan sehingga jadi lebih optimal,” ujar Sani.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jaksa Kaji Banding Vonis 4 Tahun Eks Direktur SD Kemendikbudristek di Kasus Chromebook
• 9 menit lalukompas.com
thumb
Magang OT Group 2026 Dibuka, 9 Posisi Tersedia untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Pemilik Biro Haji Umrah di Semarang Jadi Tersangka Penipuan, Modus Harga Murah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Perlu Repot Lagi, Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Tegaskan Komitmen Dukung Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.