New York Gelar Fan Zone Piala Dunia 2026 Gratis di 5 Borough, Ini Lokasi dan Jadwalnya

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Warga New York dipastikan bisa menikmati euforia Piala Dunia 2026 tanpa harus membeli tiket pertandingan. Pemerintah kota mengumumkan seluruh fan event resmi akan digelar gratis di lima borough, lengkap dengan nonton bareng dan rangkaian aktivitas publik.

Pengumuman ini disampaikan pada Senin (27/4/2026) oleh Gubernur Kathy Hochul, Wali Kota Zohran Kwame Mamdani, serta FIFA World Cup 2026 New York New Jersey Host Committee dalam konferensi pers di Staten Island University Hospital Community Park.

Bagi Mamdani, keputusan ini bukan sekadar kebijakan, tetapi juga pengalaman pribadi yang ingin dibagikan. Ia menekankan bahwa momen terbaik Piala Dunia tidak selalu terjadi di dalam stadion, melainkan di ruang publik saat orang-orang berkumpul dan merayakan pertandingan bersama.

Langkah ini sekaligus membalikkan rencana sebelumnya yang sempat mempertimbangkan tiket berbayar untuk fan zone. New York pun mengambil pendekatan berbeda dibanding kota tuan rumah lain seperti Los Angeles dan Toronto yang masih berencana mengenakan biaya.

Menurut informasi yang beredar, setiap borough akan memiliki satu fan zone resmi dengan konsep terbuka. Programnya mencakup layar besar untuk nonton bareng, pertunjukan budaya, hingga aktivitas interaktif untuk publik. Rinciannya sebagai berikut:

Seperti yang diketahui, pendanaan program ini berasal dari dukungan pemerintah negara bagian senilai US$20 juta. Selain memperluas akses masyarakat, inisiatif ini juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi lokal, terutama pelaku usaha kecil di sekitar lokasi acara.

Baca Juga

  • Banjir Cuan, Tim Peserta Piala Dunia 2026 Dapat Rp216 Miliar dari FIFA
  • Hitung Mundur Piala Dunia 2026 dan Ragam Kebijakan serta Komentar Kontroversi Trump

Piala Dunia 2026 sendiri akan menghadirkan pertandingan di MetLife Stadium, termasuk laga final pada 19 Juli 2026. Kawasan New York–New Jersey diperkirakan menerima lebih dari 1,1 juta pengunjung dengan potensi dampak ekonomi mencapai US$3,3 miliar.

Meski gratis, pengunjung tetap diwajibkan memiliki tiket masuk yang bisa dipesan tanpa biaya melalui situs resmi panitia. Sistem ini diterapkan untuk mengatur kapasitas dan memastikan pengalaman yang aman bagi pengunjung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ahmad Dhani Bongkar Fakta Mengejutkan Seorang Wanita yang Ditalak 3 Suaminya, Sosok Ini Diduga Jadi Penyebab
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Penumpukan Penumpang KA Jarak Jauh, Terabaikan Tanpa Kepastian
• 23 jam lalukompas.id
thumb
PT BSR Klaim Tetap Pemilik Sah Mayoritas PT MPM, Ini Sebabnya
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Kisah Wirandanu: Dari Pencari Rumput Jadi Ketua Asrama di Sekolah Rakyat
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Pakistan Diam-Diam Jadi Jalur Diplomasi Rahasia AS-Iran untuk Pecah Kebuntuan
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.