Gen Z Paling Hobi Belanja? Intip Tren Konsumsi Ramadan-Lebaran 2026

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Momen Ramadan dan lebaran 2026 baru saja lewat, tapi cerita soal geliat ekonominya masih sangat menarik untuk diulas. 
 
Tahun ini, dompet masyarakat Indonesia terbukti lebih "berisi" dan berani belanja dibandingkan dua tahun sebelumnya. 
 
Menariknya, bukan sekadar soal beli kebutuhan pokok, masyarakat kita makin percaya diri untuk check-out barang-barang gaya hidup. 

Siapa motor utamanya? Ternyata kelompok kelas menengah dan para anak muda Gen Z yang sukses bikin grafik konsumsi domestik melesat tajam! Kelas menengah jadi penopang utama Mandiri Institute mencatat, Mandiri Spending Index (MSI) tumbuh 2,9 persen pada Ramadan dibandingkan periode pra-Ramadan, lebih tinggi dari pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya sebesar 2,8 persen. 
 
Hal ini mencerminkan peningkatan aktivitas belanja masyarakat yang lebih solid sepanjang Ramadan hingga Lebaran tahun ini.
 
Penguatan konsumsi terutama ditopang oleh kelompok menengah yang mencatat pertumbuhan sebesar 4,1 persen, lebih tinggi dari kelompok bawah (2,1 persen) dan atas (2,6 persen). 
Data ini menegaskan peran strategis kelompok menengah dalam menjaga momentum konsumsi domestik.
  Baca juga: Bukan Milenial dan Gen Z, Ini Fakta Unik Generasi Zillennials
Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, pertumbuhan belanja kelompok menengah tercatat 1,4 hingga 2 kali lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya. 
Kondisi ini menunjukkan kontribusi signifikan kelas menengah sebagai penggerak utama konsumsi, khususnya pada periode pencairan tunjangan hari raya (THR). 
 
“Kelompok menengah menjadi penggerak utama akselerasi belanja, khususnya pada periode THR, sehingga berkontribusi besar terhadap penguatan konsumsi secara keseluruhan,” ujar Asmo sapaan akrab Andry Asmoro, dalam keterangan tertulis yang dikutip pada, Kamis, 30 April 2026. Gen Z juara belanja tahun ini Jika dilihat berdasarkan usia, konsumsi utamanya didorong oleh kelompok generasi muda. Mandiri Institute mencatat, tingkat konsumsi generasi Gen Z tumbuh 4,4 persen, lebih tinggi dibandingkan kelompok usia Milenial (3 persen) dan Gen X (1,4 persen).
 
Dari sisi jenis belanja, pertumbuhan belanja didominasi oleh sektor non-esensial seperti fashion (6,4 persen), beauty care (4,9 persen), dan elektronik (4,7 persen). Hal ini berbeda dengan periode Ramadan-Lebaran 2025, dimana kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu belanja dengan pertumbuhan tertinggi.
 
“Kenaikan pada kategori ini mencerminkan peningkatan kepercayaan diri masyarakat dalam melakukan konsumsi diskresioner selama periode Ramadan-Lebaran 2026,” ujar Asmo.
 
Secara keseluruhan, penguatan konsumsi domestik menegaskan peran permintaan dalam negeri sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. 
 
Keberhasilan ini tidak terlepas dari efektivitas kebijakan pemerintah serta sinergi terintegrasi lintas sektor dalam menjaga daya beli masyarakat, termasuk melalui mekanisme distribusi THR yang berjalan lancar dan tepat waktu pada tahun ini.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waktu Terbaik untuk Journaling
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Tak Main-main, Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun ke KPK: Uang Itu Buat Buruh dan Para Pencari Keadilan
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Deprecated: Pertanyaan Kecil untuk Rencana Besar Penataan Prodi Kemendikti
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Gagalkan Penyelundupan 53 Kg Sabu dan 3.249 Vape Berisi Narkoba dari Malaysia
• 23 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.