Pantau - Kebakaran yang terjadi di Apartemen Mediterania diduga berasal dari panel listrik di area basement, berdasarkan informasi awal dari petugas sekuriti setempat.
Kronologi dan Proses EvakuasiTwedi Aditya Bennyahdi mengungkapkan, "Kami menerima informasi awal dari petugas sekuriti setempat bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement."
Meski api berhasil dipadamkan dengan cepat, asap tebal sempat menyebar hingga lantai 33 ke atas sehingga mengganggu penghuni.
Sebagian penghuni melakukan evakuasi mandiri, sementara lainnya dibantu petugas, namun ada juga yang sempat terjebak di dalam unit.
Akses evakuasi sempat terkendala karena lift tidak dapat digunakan sehingga penghuni hanya mengandalkan tangga darurat.
Dalam proses awal penyelamatan, petugas pemadam kebakaran menggunakan tangga dari luar gedung untuk menjangkau penghuni yang terjebak.
Evakuasi dilakukan dari sisi luar gedung dengan pemasangan tangga berjenjang hingga lantai enam.
Penghuni yang dievakuasi menggunakan pengaman tali untuk mencegah risiko jatuh saat proses penyelamatan berlangsung.
Korban dan Penanganan LanjutanSekitar 20 penghuni mengalami sesak napas akibat paparan asap dan telah dirujuk ke rumah sakit oleh PMI dan tenaga medis.
Data sementara menunjukkan sebanyak 89 penghuni berhasil dievakuasi dari gedung tersebut.
Petugas masih melakukan pendataan tambahan bersama paguyuban penghuni untuk memastikan jumlah keseluruhan korban dan penghuni.
Sebagian penghuni memilih tetap berada di unit karena kondisi dinilai sudah aman dan udara mulai bersih.
Twedi menambahkan, "Terkait penyebab kebakaran, saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Fokus utama kami saat ini adalah proses evakuasi."
Petugas juga membuka posko informasi untuk mendata korban yang selamat maupun yang masih berada di dalam gedung.




