Prabowo Minta Potongan Aplikator Ojol Dibawah 10%: Kalau Nggak Mau, Jangan Usaha di Indonesia

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto meminta biaya potongan dari pihak perusahaan atau aplikator ojek online (ojol) dibawah 10 persen. 

Kepala Negara mengaku tak setuju dengan biaya potongan mencapai 20 persen. Prabowo menilai potongan tersebut tidak adil karena para pengemudi ojek online sudah bekerja keras di lapangan.

Baca Juga :
Hadiah Prabowo Buat Ojol! Pembagian Pendapatan Naik jadi 92%
Temui Komunitas Ojol di Sukabumi, Kakorlantas Siap Kawal Buruh Jabar ke Jakarta Peringati May Day

Hal tersebut tersebut diungkapkan Prabowo dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas) pada Jumat, 1 Mei 2026.

Ribuan buruh yang memperingati Hari Buruh International di Depan Gedung DPR/MPR RI
Photo :
  • VIVA.co.id/Zendy Pradana

"Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol setuju 20 persen? Bagaimana 15 persen? Berapa?? 10 persen, kalian minta 10 persen? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10 persen," tegas Prabowo.

"Harus di bawah 10 persen. Enak aje, lu yang keringat dia yang dapet duit sorry aja. Kalau nggak mau ikut kita nggak usah berusaha di Indonesia," sambung Prabowo.

Dengan begitu, Prabowo resmi menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Aturan itu mewajibkan aplikator untuk memberikan jaminan kecelakaan kerja, seperti BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan.

"Saya juga telah tanda tangan peraturan presiden nomor 27 tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online. yang tadi saya bicara hrs diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberikan BPJS kesehatan, asuransi kesehatan," kata Prabowo.

Tak hanya itu, para pengemudi transportasi atau ojek online (ojol) akan mendapat 92 persen komisi dari aplikator. Karena, kata Prabowo, para ojol sebelumnya hanya menerima 80 persen pembagian pendapatan dari aplikator.

Presiden RI Prabowo Subianto di peringatan Hari Buruh Internasional
Photo :
  • Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

"Pembagian pendapatan dari 80 persen untuk pengemudi, sekarang minimal menjadi 92 persen untuk pengemudi," kata Prabowo.

Kepala Negara juga mengaku telah menaikkan upah minimum untuk buruh hingga bonus hari raya.

"Untuk pengemudi dan kurir kita melunasi kita memperluas kesempatan kerja untuk pekerja disabilitas. kita memberi 50 persen diskon iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja, bukan penerima upah," tuturnya.

Baca Juga :
Bentrok Mahasiswa vs Ojol di Kampus UMI Makassar, Polisi Amankan 108 Orang
Komunitas Ojol soal Pendekatan Polantas: Dulu Menyentuh dengan Surat Tilang, Sekarang dengan Hati
Kakorlantas: Ojol Tidak Hanya Mitra Polantas, tapi Bagian Ekosistem Keselamatan Lalu Lintas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ahmad Dhani Ungkap Alasan Shafeea Menangis di Momen Siraman El Rumi
• 38 menit lalukumparan.com
thumb
Soal Saran Laki-laki di Gerbong Belakang KRL oleh Menteri PPPA, Deddy Corbuzier: Saya Bela Ibu!
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Kronologi Penangkapan WNI Pelaku Promosi Haji Ilegal, Berujung Pemecatan dan Penyitaan Uang
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan, 4 Orang Tewas
• 3 jam laludetik.com
thumb
Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Bakal Berlakukan Hukum Baru di Selat Hormuz, Babak Baru Konflik?
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.