Waka MPR Ungkap Empat Pilar Kebangsaan Miliki Perspektif Ekologis Bangsa

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie) menegaskan Empat Pilar Kebangsaan tidak hanya bermakna dari sisi politik dan hukum, tetapi juga memiliki perspektif ekologis.

"Selama ini, kita sering hanya memaknai empat pilar dalam konteks politik, hukum, dan kehidupan sosial saja. Namun, marilah kita melihatnya dari sudut yang lebih dalam dan lebih mendasar," ujar Rerie dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Pernyataan itu disampaikan Rerie dalam sambutannya pada acara nonton bareng (nobar) film Maira Generasi Penjaga Bumi, di Bioskop New Star Cineplex (NSC) Kudus, Jawa Tengah, Kamis (30/4) sore.

Menurut Rerie, nilai kebangsaan sejatinya berbicara tentang hubungan manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan alam.

Ia menjelaskan Empat konsensus kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna ekologis yang kuat.

"Ketika kita berbicara tentang kemanusiaan yang adil dan beradab, itu tidak hanya dalam hubungan antarmanusia, tetapi juga kemampuan kita untuk tidak merusak lingkungan. Kita tidak bisa menyebut diri kita beradab jika kita merusak ruang hidup kita sendiri," tegasnya.

Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu menambahkan, bahwa UUD 1945 mengamanatkan sumber daya alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Namun, tegas Rerie, kemakmuran sejati adalah yang bisa diwariskan kepada generasi berikut, bukan bersifat sesaat.

Selain itu, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengingatkan bahwa saat ini dunia tidak lagi berbicara tentang climate change, tetapi sudah memasuki fase krisis lingkungan.

Menurutnya, krisis yang dihadapi bukan hanya soal alam, tetapi juga soal cara berpikir, cara mengambil keputusan, dan cara memandang kehidupan.

Rerie menyebut, film Maira Generasi Penjaga Bumi bukan sekadar cerita, melainkan cermin hubungan manusia dengan hutan, dengan alam, serta cermin pilihan dan konsekuensinya.

Ia mengajak penonton untuk tidak sekadar melihat, tetapi merasakan, memahami, dan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

"Menjaga lingkungan bukan pilihan. Menjaga lingkungan adalah keharusan. Dan menjaga lingkungan adalah menjaga bangsa ini," pungkas Rerie

Sebagai informasi tambahan, acara nobar dalam rangka Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan itu turut dihadiri para mahasiswa dan komunitas pemuda di Kudus dan sekitarnya.




(prf/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap! 5 Alasan Genting Gen Z Lebih Suka Kerja Remote
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
GOTO Buka Suara soal Perpres Ojol dan Rencana Potongan Jadi 8%
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Sudjatmiko Desak Evaluasi Total Sistem Keselamatan Transportasi Usai Kecelakaan Kereta Bekasi
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Pimpinan DPR: Aspirasi May Day Kami Jaga, RUU Ketenagakerjaan Segera Dibahas
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.