JAKARTA, iNews.id - Ribuan buruh yang mengikuti aksi May Day 2026 di Monas, Jakarta Pusat mulai meninggalkan lokasi acara, Jumat (1/5/2026) sore. Mereka menenteng kantong berisi paket sembako berwarna biru dengan tulisan "Istana Kepresidenan Republik Indonesia".
Berdasarkan pantauan iNews.id pukul 15.30 WIB, ratusan buruh masih memadati area Monas, khusus di Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka tampak menunggu bus di trotoar.
Mayoritas buruh yang masih menunggu jemputan itu tampak menenteng goodie bag model yang dibagikan panitia. Goodie bag itu berisi paket sembako seperti beras, gula, kopi, kental manis, hingga sarden kaleng.
"Ya sembako-sembako gitu kayak gini. Ya mungkin enggak tau tuh asalnya itu dari apa namanya Presiden apa pemerintah, ya kita juga enggak tau. Tapi ada instruksi suruh ngambil ya kita ambil aja," ucap buruh asal Tangerang, Andi Wijaya, Jumat (1/5/2026).
Untuk mendapatkan sembako tersebut, Andi mengaku sempat berdesakan dengan buruh lain karena banyaknya massa yang juga ingin mengambil bantuan tersebut.
Baca Juga:Kajari Karo dan Kasi Pidsus Diklarifikasi Dugaan Intimidasi Amsal Sitepu, Singgung Brownies"Ya sedikit berdesakanlah, namanya juga banyak orang," ucapnya.
Dalam momentum hari buruh ini, dia berharap pemerintah dapat menghapus sistem outsourcing dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Sebab, kedua hal tersebut selama ini dinilai merugikan para pekerja.
"Kalau untuk harapan saya ya apa namanya bahwasanya pertama itu hapuskan outsourcing. Yang kedua hapuskan PKWT gitu ya. Karena itu secara tidak langsung ya sangat merugikan karyawan itu sendiri gitu ya," ucapnya.
#jatim




