Kemnaker dan Transjakarta Jalin Kerja Sama Membuka Akses Kerja di Sektor Transportasi

jpnn.com
17 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjalin kerja sama untuk membuka akses kerja dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor transportasi.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama di Jakarta pada Kamis (30/4).

BACA JUGA: Menaker Yassierli Salurkan Bantuan Kemnaker Peduli Rp 32,2 Miliar untuk Sumut dan Aceh

Penandatanganan dilakukan Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi bersama Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza.

Kegiatan tersebut disaksikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi Syamsi Hari, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi Daerah Khusus Jakarta Syarifudin.

BACA JUGA: Kemnaker Ajak Dunia Usaha dan Industri Memperluas Akses Kerja Bagi Naker Lansia

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyampaikan kerja sama ini merupakan upaya Kemnaker untuk memperkuat layanan ketenagakerjaan yang lebih terhubung dengan kebutuhan industri, sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan tidak hanya peningkatan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga terbukanya akses kerja yang lebih luas, khususnya di sektor transportasi yang terus berkembang,” ujar Afriansyah dalam keterangannya, Jumat (1/5).

BACA JUGA: Kabar Baik! Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta, Siap-siap ya

Afriansyah menambahkan, Kemnaker akan mengoptimalkan berbagai program, mulai dari pelatihan vokasi, pemagangan nasional, hingga layanan pasar kerja berbasis digital melalui Pusat Pasar Kerja.

Kemnaker juga terus mendorong peningkatan sertifikasi kompetensi tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri.

Di sisi lain, aspek perlindungan tenaga kerja tetap menjadi perhatian, antara lain melalui jaminan sosial ketenagakerjaan serta hubungan industrial yang harmonis.

Afriansyah menilai sektor transportasi memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, sehingga membutuhkan dukungan tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja.

Melalui kolaborasi ini, Kemnaker berharap tercipta sistem ketenagakerjaan yang lebih efektif, mulai dari peningkatan kompetensi, perluasan kesempatan kerja, hingga penguatan perlindungan tenaga kerja.

Sementara itu, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza mengatakan kerja sama ini akan memperkuat integrasi informasi pasar kerja yang lebih terarah dan mudah diakses masyarakat.

“Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara dunia kerja dan pencari kerja, serta membuka akses terhadap peluang kerja yang lebih luas dan kredibel,” ujarnya.

Dia menambahkan transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga dapat menjadi jembatan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Hukum Ketenagakerjaan UGM: Little Aresha Bukti Lemahnya Negara Sediakan Daycare Legal Bagi Perempuan Pekerja
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Antara Perayaan dan Kecemasan: Membaca Ulang Makna May Day
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Siapa Marsinah Sosok Pejuang yang Menuntut Hak Buruh?
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden RI Panggil Ahli Jerman Buat Benahi Ekonomi, Ini Sosoknya!
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3 Isu Penting menurut Senator, Salah Satunya Masalah PPPK
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.