JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden RI Prabowo Subianto berencana membantu mengurangi beban cicilan rumah bagi para buruh melalui skema pembiayaan yang lebih fleksibel. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperpanjang tenor cicilan hingga 40 tahun agar angsuran menjadi lebih ringan dan terjangkau.
Dalam pernyataannya, Presiden menyoroti besarnya beban biaya kontrakan yang saat ini bisa mencapai sekitar 30 persen dari penghasilan buruh. Menurutnya, alokasi tersebut seharusnya dapat dialihkan untuk mencicil rumah sendiri, sehingga pekerja memiliki kepastian tempat tinggal di masa depan.
Untuk itu, pemerintah tengah menyiapkan skema pembiayaan jangka panjang, mulai dari 20 tahun hingga maksimal 40 tahun, menyesuaikan kemampuan pembayaran. Kebijakan ini diharapkan dapat membuka akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi buruh, sekaligus meringankan tekanan ekonomi yang mereka hadapi.
Editor: Editor: Frashiva Rizal
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- prabowo
- cicilan rumah buruh
- buruh





