Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Tegar Beriman

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BOGOR - Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor pada Jumat (1/5), mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Selain korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan puluhan rumah warga serta banjir di beberapa titik lokas

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem di Binjai, 13 Rumah Warga Rusak

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Binong, mengatakan kejadian terjadi hampir bersamaan di beberapa titik sejak siang hingga sore hari.

“Angin kencang dan hujan deras menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi, termasuk di Jalan Tegar Beriman yang mengakibatkan satu korban jiwa,” ujar Adam.

BACA JUGA: Walkot Farhan Soroti Cuaca Ekstrem di Kota Bandung yang Tewaskan Pengemudi Carry

Korban diketahui bernama Sugiharto Sukoco (41), warga Kecamatan Kemang, yang tertimpa pohon palem saat melintas di Jalan Tegar Beriman sekitar pukul 14.55 WIB. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan di sejumlah titik lain seperti Komplek Pemda Cibinong, Kampung Curug, hingga area parkir Stadion Pakansari. Di lokasi tersebut, tidak terdapat korban jiwa dan akses yang sempat terganggu telah kembali normal setelah dilakukan evakuasi oleh petugas.

Di Kecamatan Bojonggede, hujan deras memicu banjir di Kampung Pondok Manggis, Desa Bojong Baru, yang merendam 10 rumah milik 10 kepala keluarga atau 38 jiwa dengan ketinggian air mencapai sekitar 120 centimeter.

“Banjir terjadi akibat luapan kali baru yang mengalami penyempitan, sehingga air meluap ke permukiman warga,” kata Adam.

Sementara itu, di Kecamatan Gunungputri, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada tiga unit rumah di Desa Bojongkulur. Total terdapat empat kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak akibat kerusakan bagian atap rumah.

Satu keluarga yang terdiri dari tujuh jiwa terpaksa mengungsi sementara ke tempat kerjanya yang berada di lokasi yang sama karena kondisi rumah tidak layak huni.

BPBD mencatat kebutuhan mendesak di lokasi tersebut berupa logistik tanggap darurat dan terpal untuk penanganan sementara rumah warga yang rusak.

Adam menambahkan, secara umum tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian di Gunung Putri, namun diperlukan penanganan lanjutan untuk perbaikan rumah warga.

Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD bersama dinas terkait dan masyarakat telah melakukan penanganan darurat di seluruh lokasi, termasuk evakuasi pohon tumbang dan asesmen dampak.

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama yang dapat memicu pohon tumbang, banjir, dan kerusakan bangunan.

“Warga diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat,” katanya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cuaca Madinah 36 Derajat Celcius, Dokter Minta Jemaah Haji Antisipasi Dehidrasi
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Detik-Detik Penembakan Trump Terungkap! Ini Rekaman Pelaku saat Lewati Pos Pemeriksaan Keamanan
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Melihat Aksi Hari Buruh di Berbagai Negara
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Dasco Sebut Satgas Mitigasi PHK Bisa Antisipasi Upaya Perusahaan Memberhentikan Pekerjanya
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
DPR Akan Bentuk Command Center untuk Tangani Konflik Agraria
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.